Category Archives: Refleksi Mingguan

Tentang utopia dan demokrasi yang bagai “siput”

SAAT teman saya Achmad Munjid dari Philadelphia berkunjung ke rumah saya di Boston tempo hari, saya bilang kepada dia, “Saya terpukau dengan sosialisme, tetapi sebatas sebagai eksperimen kecil dalam wilayah komunitas. Jika eksperimen itu diangkat ke wilayah negara, saya tak … Continue reading

Posted in Refleksi Mingguan | 4 Comments

A “Muslim” note on John Shelby Spong

John Shelby Spong is one of my favorite theologians. All of his works have stuffed my private library, including my favorite, Why Christianity Must Change or Die. Irrespective of the fact that the message contained in the book is addressed … Continue reading

Posted in Refleksi Mingguan | 1 Comment

Mukjizat Bertebaran di Sekeliling Anda

Salam, Kata-kata yang menarik dari Morgan Freeman dalam bagian akhir film komedi bertitel Bruce Almighty garapan sutradara Tom Shadyac itu sangat menarik kita simak: “A single mom who’s working two jobs and still finds time to take her kid to … Continue reading

Posted in Refleksi Mingguan | 2 Comments

Karate, keluarga, dan relativisme budaya

Setiap Sabtu pagi, saya selalu mengantar anak saya yang pertama, Ben, untuk ikut kelas karate. Kelas ini diadakan oleh Trinity High School, sebuah sekolah Katolik yang ada di kawasan Newton, daerah tempat saya tinggal. Kelas berlangsung antara pukul 10 hingga … Continue reading

Posted in Refleksi Mingguan | 23 Comments