Ulil Abshar-Abdalla on July 9th, 2010

ISLAM adalah agama yang bisa kita kategorikan sebagai “agama berkitab suci” (scriptured religion). Semula kitab suci ini bersifat oral atau teks lisan yang tidak dituangkan dalam bentuk tulisan, tetapi pada perkembangan belakangan kitab suci itu “diresmikan” dalam bentuk dokumen tertulis. Apa yang disebut dengan “kitab suci” umumnya adalah teks tertulis, dan karena itulah dalam bahasa [...]

Continue reading about Tentang Quran, konsep kelengkapan, dan superioritas budaya

Ulil Abshar-Abdalla on November 27th, 2008

HAMPIR setiap hari saya menerima komentar yang memakai kata-kata kotor dan tak sopan di blog pribadi saya. Umumnya komentar yang kurang sopan seperti itu langsung saya hapus. Yang menarik, komentar-komentar “jorok” itu biasanya ditulis oleh orang-orang yang bersembunyi di balik nama samaran. Sementara itu, mereka yang dalam dugaan saya memakai nama terang biasanya menulis pesan [...]

Continue reading about Beberapa observasi tentang komunikasi di dunia maya

Ulil Abshar-Abdalla on August 12th, 2008

PADA tahun 80an, setelah hancurnya Uni Soviet, banyak kalangan ideolog gerakan Islamisme yang meramal bahwa kapitalisme di mana Amerika menjadi simbol utamanya akan segera rontok. Dari reruntuhan dua “ideologi” dan kekuatan besar itu, mereka meramalkan (atau “wishful thinking”?) bahwa Islam akan tampil sebagai kekuatan baru yang menggantikan keduanya. Apakah mimpi mereka itu sudah mulai memperlihatkan [...]

Continue reading about Melihat dunia (Islam) setelah Olimpiade Beijing

Ulil Abshar-Abdalla on August 6th, 2008

SAYA sering terganggu oleh sikap beberapa kalangan Muslim apologetik yang dengan mudah menunjukkan adanya kontradiksi dalam Kitab Perjanjian Lama dan Baru. Dengan gigih sekali mereka mencoba memperlihatkan bahwa dalam dua kitab “suci” itu tersua sejumlah pertentangan internal. Usaha itu bukan tanpa tujuan: yaitu untuk menunjukan kehebatan Quran sebagai Kitab “Suci” yang paling baik, solid, koheren, [...]

Continue reading about Memahami Kitab-Kitab “Suci” secara non-apologetik

Ulil Abshar-Abdalla on July 21st, 2008

MEREKA yang akrab dengan perdebatan filsafat politik tentu paham benar tentang suatu soal yang menjadi debat seru di kalangan “political theorists”, yaitu soal ukuran besar kecilnya pemerintahan: apakah pemerintahan harus langsing atau bongsor? Kalangan konservatif atau kanan (dalam tradisi politik di Amerika diwakili oleh Partai Republik) cenderung pada bentuk pemerintahan yang langsing, ramping, dan kecil. [...]

Continue reading about Pemerintahan yang “bongsor”, “langsing” atau “kuat”?