MUNGKIN sebagian teman-teman heran, kenapa saya seperti terobsesi untuk melakukan kritik terhadap kelompok bernama Hizbut Tahrir (HT), kelompok yang didirikan oleh .
Ketika masih di Jakarta dulu, saya sering sekali melakukan “tour” ke sejumlah kampus untuk menghadiri sejumlah diskusi yang diadakan oleh beberapa kelompok mahasiswa. Selain ke kampus, saya juga sering mendatangi forum-forum diskusi di tingkat […]
Entries Tagged as 'Komentar'
Tentang Hizbut Tahrir di Indonesia
August 25th, 2008 · 4 Comments
Tags: Komentar
Kritik kecil atas argumen aktivis Hizbut Tahrir
August 23rd, 2008 · 3 Comments
SAYA kerap mendengar pernyataan aktivis Hizbut Tahrir (HT), gerakan Islam yang dikenal dengan “mimpi besar” untuk menegakkan negara Islam internasional itu (dikenal dengan negara khilafah), bahwa fakta sosial tak bisa menjadi dasar landasan penetapan hukum.
Pernyataan ini pertama kali saya dengar dari jubir Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), Ismail Yusanto, saat saya dan dia berbicara dalam sebuah […]
Tags: Komentar
Menjadi Muslim dengan perspektif liberal
August 22nd, 2008 · 10 Comments
USAI memberikan ceramah di sebuah kantor di kawasan Jakarta Selatan sekitar enam tahun yang lalu, saya bertanya kepada seorang panitia, di mana saya bisa mengambil air wudu dan melaksanakan salat Asar. Saat saya salat, secara lamat-lamat saya mendengar bisik-bisik di balik punggung, “Lho, Mas Ulil kok salat, katanya liberal.”
Saat di Boston, saya aktif mengikuti kegiatan […]
Tags: Komentar
Terima kasih kepada pemerintah Indonesia
August 20th, 2008 · No Comments
BERITA tentang RAPBN 2009 yang akan menyediakan bujet pendidikan sebesar 20% dari APBN sebagaimana diamanatkan oleh UUD 1945 sangat membesarkan hati saya. Kepastian ini diberikan oleh pemerintah melalui pidato kenegaraan yang disampaikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam Sidang Paripurna DPR pada Jumat, 15/8, yang lalu.
Saat membaca berita ini, saya merasa gembira sekali. Pemerintah layak […]
Tags: Komentar
Sejumlah kontradiksi dalam cara berpikir Abu Bakar Ba’asyir
August 8th, 2008 · 7 Comments
BARU-baru ini, kita membaca berita di sejumlah media tentang mundurnya Abu Bakar Ba’asyir dari organisasi di mana selama ini dia menjabat sebagai amir atau komandan, yaitu Majelis Mujahidin Indonesia (MMI). Alasan mundurnya Ba’asyir menarik sekali. Dia berpandangan bahwa sistem kepemimpinan yang dianut oleh MMI makin melenceng dari sunnah atau teladan Nabi Muhammad.
Dia mengatakan bahwa MMI […]
Tags: Komentar
Hukum Islam selalu berubah sesuai dengan konteksnya
August 3rd, 2008 · 8 Comments
Pengantar:
Surat berikut ini saya tulis untuk seorang kawan dalam milis Islam Liberal. Setelah saya mengirim artikel Mona Eltahawy “Shame and Sexual Harassment in Egypt” ke milis itu, muncul diskusi yang hangat. Ada pro dan kontra di sana, lagi-lagi soal jilbab. Dalam konteks diskusi itu, saya menulis tanggapan berikut ini.
Buat beberapa teman, mungkin masalah jilbab ini […]
Tags: Komentar
Janji yang masuk akal — Catatan untuk kandidat presiden muda
August 1st, 2008 · 3 Comments
SAYA senang sekali, anak-anak muda saat ini sudah berani mendeklarasikan diri sebagai calon presiden untuk pemilu 2009 mendatang. Ini adalah perkembangan yang positif dan layak kita apresiasi.
Dimulai dengan langkah berani Rizal Mallarangeng, anak-anak muda lain kemudian rame-rame “keluar dari bawah karpet”: Fadjroel Rachman, Zulkiflimansyah, Ratna Sarumpaet, dan Yusril Ihza Mahendra.
Kemunculan anak-anak muda ini memberikan angin […]
Tags: Komentar
Mengabaikan mereka yang berdaya beda — Alias “diffable”
July 27th, 2008 · 2 Comments
SEORANG teman dari Yogyakarta, Slamet Tohari, begitu gigih berbicara tentang hak-hak mereka yang sering disebut sebagai “diffable”. Ini adalah istilah baru yang muncul belakangan untuk menyebut orang-orang yang memiliki keterbatasan fisik.
Istilah itu merupakan akronim dari “differently able (people)”, yakni mereka yang memiliki kemampuan beda. Oleh karena itu, saya memakai terjemahan yang masih serba coba-coba, yakni […]
Tags: Komentar
Memo untuk pemerintah Indonesia — Perihal MUI
July 26th, 2008 · 5 Comments
KAMIS lalu, 24/7/2008, Majelis Ulama Indonesia (MUI) meresmikan gedung baru yang dibangun dengan biaya APBN sebesar 8,9 milyar rupiah. Peresmian gedung dihadiri oleh sejumlah menteri, antara lain Menteri Agama, Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara (Menpan), Wakil Ketua MPR, Wakil Gubernur DKI, dan, tentunya, tokoh-tokoh MUI sendiri. Gedung baru itu terletak di kawasan yang lumayan bergengsi […]
Tags: Komentar
Ahmadiyah’s controversy in Indonesia — vying for an authority
July 19th, 2008 · 1 Comment
Looking at Indonesia solely through its constitution, you cannot help but to think that it is a modern state whose facade is not so different from the United States or Western European countries. All basic requirements you need to create democracy are meticulously met by Indonesia, ranging from free and fair election, protection of basic […]
Tags: Komentar