Author Archives: Ulil Abshar-Abdalla

About Ulil Abshar-Abdalla

Iman yang kuat tak akan takut pada keraguan. Iman yang dangkal dan dogmatis selalu was-was pada pertanyaan dan keragu-raguan.

Lebaran dan Toleransi Internal

Untuk kesekian kalinya, umat Islam diharu-biru oleh kontroversi soal lebaran. Dan untuk kesekian kalinya umat dibuat pusing tujuh keliling, mungkin bahkan delapan atau sembilan keliling. Tahun ini (2011), ada dua pendapat yang saling bersaing keras: lebaran tiba pada hari Selasa; … Continue reading

Posted in Komentar | Leave a comment

Diskursus kesempurnaan Islam

Ada sejumlah perubahan penting di dunia Islam setelah era kemenangan Revolusi Iran pada 1979. Perubahan yang mencolok, sebagaimana sudah saya ulas dalam tulisan-tulisan lain di blog ini, adalah munculnya fenomena kebangkitan Islam (al-shahwa al-Islamiyya, Islamic resurgence). Fenomena ini ditandai dengan … Continue reading

Posted in Komentar | Leave a comment

Anda Muslim bukan?

Dalam diskusi publik atau media sosial seperti Twitter, saya kerap mendapatkan pertanyaan, “Anda agamanya apa?” atau “Anda Muslim bukan?” Gara-garanya adalah karena saya mengajukan pemahaman tentang Islam yang berbeda dengan yang dipahami oleh si penanya. Pertanyaan yang menjengkelkan semacam ini … Continue reading

Posted in Lain-lain | Leave a comment

Fenomena “takfir” dan akar-akarnya

Takfir, istilah yang saya pakai dalam judul tulisan saya ini, adalah istilah Arab yang artinya mengkafirkan. Yakni, menganggap orang lain yang biasanya memiliki pendapat berbeda sebagai kafir. Takfir adalah fenomena keagamaan yang sekarang marak di beberapa kalangan umat Islam. Bukan … Continue reading

Posted in Lain-lain | Leave a comment

Catatan: Ini adalah puisi yang pernah saya tulis beberapa tahun lalu waktu masih kuliah di Boston. Saya bukan seorang penyair “profesional”. Ini hanya percobaan saja untuk menulis sesuatu yang “lain” saja. ———- Sejumlah Percobaan Dengan Komposisi ia curiga, jangan-jangan tuhan … Continue reading

Posted on by Ulil Abshar-Abdalla | 5 Comments