<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Tentang situs Faithfreedom: Surat kepada seorang teman</title>
	<atom:link href="http://ulil.net/2008/12/06/tentang-situs-faithfreedom-surat-kepada-seorang-teman/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ulil.net/2008/12/06/tentang-situs-faithfreedom-surat-kepada-seorang-teman/</link>
	<description>Iman yang kuat tak akan takut pada keraguan. Iman yang dangkal dan dogmatis selalu was-was pada pertanyaan dan keragu-raguan.</description>
	<lastBuildDate>Mon, 20 Jun 2011 12:51:59 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
	<item>
		<title>By: Rovan</title>
		<link>http://ulil.net/2008/12/06/tentang-situs-faithfreedom-surat-kepada-seorang-teman/comment-page-2/#comment-11822</link>
		<dc:creator>Rovan</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Jun 2011 03:37:03 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ulil.net/2008/12/06/tentang-situs-faithfreedom-surat-kepada-seorang-teman/#comment-11822</guid>
		<description>Wa eks-muslim, dan wa ngerti bagaimana saya diperlakukan tidak benar oleh agama saya sendiri. Tapi memang, saya hanya bisa diam.

Selama agama Islam itu sendiri tidak oto-kritik, tidak mau dikritik dan tidak mau berbenah diri dengan menganggap ajarannya paling benar, ya wajar saja akan ada anti-thesisnya seperti ini.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Wa eks-muslim, dan wa ngerti bagaimana saya diperlakukan tidak benar oleh agama saya sendiri. Tapi memang, saya hanya bisa diam.</p>
<p>Selama agama Islam itu sendiri tidak oto-kritik, tidak mau dikritik dan tidak mau berbenah diri dengan menganggap ajarannya paling benar, ya wajar saja akan ada anti-thesisnya seperti ini.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: masboedi</title>
		<link>http://ulil.net/2008/12/06/tentang-situs-faithfreedom-surat-kepada-seorang-teman/comment-page-2/#comment-7791</link>
		<dc:creator>masboedi</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 09 Jul 2010 07:39:10 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ulil.net/2008/12/06/tentang-situs-faithfreedom-surat-kepada-seorang-teman/#comment-7791</guid>
		<description>mas ulil walaupun paragraf lainnya mengandung kejernihan berfikir, tapi paragraf 15 artikel sampeyan itu menunjukkan bahwa mas ulil menjustify bahwa Rosul salah waktu itu? mas ulil merasa lebih pakar dari Rosul?
lalu paragraf 23, ttg agama pra-modern, ini menunjukkan apabila nanti akan lahir (sampeyan lahirkan) agama baru yg lahir di era modern makan sampeyan akan pindah ke agama itu (atau mengajak orang lain) seraya berkata bahwa agama ini terbaik saat ini karena lahir di era-modern ???</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mas ulil walaupun paragraf lainnya mengandung kejernihan berfikir, tapi paragraf 15 artikel sampeyan itu menunjukkan bahwa mas ulil menjustify bahwa Rosul salah waktu itu? mas ulil merasa lebih pakar dari Rosul?<br />
lalu paragraf 23, ttg agama pra-modern, ini menunjukkan apabila nanti akan lahir (sampeyan lahirkan) agama baru yg lahir di era modern makan sampeyan akan pindah ke agama itu (atau mengajak orang lain) seraya berkata bahwa agama ini terbaik saat ini karena lahir di era-modern ???</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Ariel</title>
		<link>http://ulil.net/2008/12/06/tentang-situs-faithfreedom-surat-kepada-seorang-teman/comment-page-2/#comment-7780</link>
		<dc:creator>Ariel</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 Jul 2010 09:20:23 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ulil.net/2008/12/06/tentang-situs-faithfreedom-surat-kepada-seorang-teman/#comment-7780</guid>
		<description>Benar mas, ingin memeluk agama tertentu adalah pilihan masing2 individu. Namun, menghina agama apakah itu agama lain atau agama yang ditinggalkannya bukan lah sesuatu yang terpuji.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Benar mas, ingin memeluk agama tertentu adalah pilihan masing2 individu. Namun, menghina agama apakah itu agama lain atau agama yang ditinggalkannya bukan lah sesuatu yang terpuji.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Martianus</title>
		<link>http://ulil.net/2008/12/06/tentang-situs-faithfreedom-surat-kepada-seorang-teman/comment-page-1/#comment-7766</link>
		<dc:creator>Martianus</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Jul 2010 09:10:29 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ulil.net/2008/12/06/tentang-situs-faithfreedom-surat-kepada-seorang-teman/#comment-7766</guid>
		<description>Salam mas Ulil!
saya seorang kristen, saya follow Anda di twitter dan mengikuti pandangan-pandangan Anda. 
Begini mas, Anda berada di garis Islam yang liberal dan moderat, dan saya melihat bagaimana pandangan-pandangan Anda dipengaruhi oleh keimanan mas Ulil. Pertanyaan saya, apakah sangat tidak mungkin menjembatani perbedaan antara pandangan Islam liberal dan garis keras? Apakah tidak mungkin bagi seorang kristen seperti saya menjalin persahabatan yang tulus dengan seorang Islam dari garis keras?
Saya mengutip pernyataan mas Ulil di atas &quot; ... Saya berpandangan sejak awal bahwa tidak semua tindakan Nabi tepat untuk ditiru &#039;mentah-mentah&#039; dalam konteks sekarang ...&quot;, tidakkah ini pernyataan yang terlalu berani, apalagi melihat ada komentar teman-teman di atas yang tidak begitu setuju?
Tetapi, dengan jujur saya mengatakan salut atas keberanian itu dan terus maju mas Ulil bagi toleransi dan kedamaian Indonesia. Saya tahu bahwa Islam yang sesungguhnya cinta damai.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Salam mas Ulil!<br />
saya seorang kristen, saya follow Anda di twitter dan mengikuti pandangan-pandangan Anda.<br />
Begini mas, Anda berada di garis Islam yang liberal dan moderat, dan saya melihat bagaimana pandangan-pandangan Anda dipengaruhi oleh keimanan mas Ulil. Pertanyaan saya, apakah sangat tidak mungkin menjembatani perbedaan antara pandangan Islam liberal dan garis keras? Apakah tidak mungkin bagi seorang kristen seperti saya menjalin persahabatan yang tulus dengan seorang Islam dari garis keras?<br />
Saya mengutip pernyataan mas Ulil di atas &#8221; &#8230; Saya berpandangan sejak awal bahwa tidak semua tindakan Nabi tepat untuk ditiru &#8216;mentah-mentah&#8217; dalam konteks sekarang &#8230;&#8221;, tidakkah ini pernyataan yang terlalu berani, apalagi melihat ada komentar teman-teman di atas yang tidak begitu setuju?<br />
Tetapi, dengan jujur saya mengatakan salut atas keberanian itu dan terus maju mas Ulil bagi toleransi dan kedamaian Indonesia. Saya tahu bahwa Islam yang sesungguhnya cinta damai.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: saykoji</title>
		<link>http://ulil.net/2008/12/06/tentang-situs-faithfreedom-surat-kepada-seorang-teman/comment-page-1/#comment-7720</link>
		<dc:creator>saykoji</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 Jul 2010 13:50:10 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ulil.net/2008/12/06/tentang-situs-faithfreedom-surat-kepada-seorang-teman/#comment-7720</guid>
		<description>tulisan yang baik, pak ulil. saya rasa hal terbaik yang bisa dilakukan adalah saling menerima hal positif dari tiap kepercayaan yang ada dan menggunakan hal itu sebagai landasan menjalankan toleransi.

saya pernah lihat isi situs faith freedom, dan saya langsung berpendapat kalau debat mengenai isu antar kepercayaan memang ujung-ujung nya tidak akan menghasilkan suatu hubungan yang baik di antara kedua belah pihak. 

saya akan sering ke sini mau baca-baca boleh ya pak. hehehe terimakasih.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>tulisan yang baik, pak ulil. saya rasa hal terbaik yang bisa dilakukan adalah saling menerima hal positif dari tiap kepercayaan yang ada dan menggunakan hal itu sebagai landasan menjalankan toleransi.</p>
<p>saya pernah lihat isi situs faith freedom, dan saya langsung berpendapat kalau debat mengenai isu antar kepercayaan memang ujung-ujung nya tidak akan menghasilkan suatu hubungan yang baik di antara kedua belah pihak. </p>
<p>saya akan sering ke sini mau baca-baca boleh ya pak. hehehe terimakasih.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

