<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Tentang situs Faithfreedom: Surat kepada seorang teman</title>
	<atom:link href="http://ulil.net/2008/12/06/tentang-situs-faithfreedom-surat-kepada-seorang-teman/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ulil.net/2008/12/06/tentang-situs-faithfreedom-surat-kepada-seorang-teman/</link>
	<description>Iman yang kuat tak akan takut pada keraguan.&#60;br&#62; Iman yang dangkal dan dogmatis selalu was-was pada pertanyaan dan keragu-raguan.</description>
	<lastBuildDate>Wed, 11 Feb 2009 00:52:20 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: irma14</title>
		<link>http://ulil.net/2008/12/06/tentang-situs-faithfreedom-surat-kepada-seorang-teman/comment-page-1/#comment-1591</link>
		<dc:creator>irma14</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Dec 2008 18:16:29 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ulil.net/2008/12/06/tentang-situs-faithfreedom-surat-kepada-seorang-teman/#comment-1591</guid>
		<description>SiiP... ManTaaF Mas Guru ulil.......</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>SiiP&#8230; ManTaaF Mas Guru ulil&#8230;&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: aljirbani</title>
		<link>http://ulil.net/2008/12/06/tentang-situs-faithfreedom-surat-kepada-seorang-teman/comment-page-1/#comment-1514</link>
		<dc:creator>aljirbani</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Dec 2008 09:58:43 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ulil.net/2008/12/06/tentang-situs-faithfreedom-surat-kepada-seorang-teman/#comment-1514</guid>
		<description>tulisan diatas tidak menunjukkan perubahan sedikitpun dari sikap penulisnya, tetap begitu dari dulu alias mandeq...
saya mengomentari sedikit tentang tulisannya, yakni MURTADIN bd bgt dgn MUALLAF. titik</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>tulisan diatas tidak menunjukkan perubahan sedikitpun dari sikap penulisnya, tetap begitu dari dulu alias mandeq&#8230;<br />
saya mengomentari sedikit tentang tulisannya, yakni MURTADIN bd bgt dgn MUALLAF. titik</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: islam indie</title>
		<link>http://ulil.net/2008/12/06/tentang-situs-faithfreedom-surat-kepada-seorang-teman/comment-page-1/#comment-1512</link>
		<dc:creator>islam indie</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Dec 2008 03:48:27 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ulil.net/2008/12/06/tentang-situs-faithfreedom-surat-kepada-seorang-teman/#comment-1512</guid>
		<description>mas Ulil..

di tiga tahun pertama saya jadi mualaf, saya sempat mengeluh pada ibu saya yang kristen. atas boikot ekonomi darinya dsbnya sampai kesulitan saya beradaptasi di komunitas muslim tempat saya berada. rasanya ingin deh berhenti.. mundur atau murtad?

e, ibu saya malah melarangnya mas..
katanya gini..
- capai dulu kebenaran yang ingin di cari. jangan setengah-setengah. setengah jalan hanya akan melahirkan kebencian dan orang lainpun hanya akan memanfaatkan..

saya sempat kaget, bukankah seharusnya beliau bahagia jika saya kembali kepada agamanya? ternyata tidak tuh. beliau tidak kenal kata murtad, jadi bukan itu yang ditakutinya. 
beliau hanya takut jika saya hidup dalam kebencian...

maka hari ini, saya tidak pernah bisa membenci keduanya.. baik agama saya sebelumnya, maupun agama saya kini, yang penuh polemik ini.. :)

saya setuju dengan tulisan mas Ulil..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mas Ulil..</p>
<p>di tiga tahun pertama saya jadi mualaf, saya sempat mengeluh pada ibu saya yang kristen. atas boikot ekonomi darinya dsbnya sampai kesulitan saya beradaptasi di komunitas muslim tempat saya berada. rasanya ingin deh berhenti.. mundur atau murtad?</p>
<p>e, ibu saya malah melarangnya mas..<br />
katanya gini..<br />
- capai dulu kebenaran yang ingin di cari. jangan setengah-setengah. setengah jalan hanya akan melahirkan kebencian dan orang lainpun hanya akan memanfaatkan..</p>
<p>saya sempat kaget, bukankah seharusnya beliau bahagia jika saya kembali kepada agamanya? ternyata tidak tuh. beliau tidak kenal kata murtad, jadi bukan itu yang ditakutinya.<br />
beliau hanya takut jika saya hidup dalam kebencian&#8230;</p>
<p>maka hari ini, saya tidak pernah bisa membenci keduanya.. baik agama saya sebelumnya, maupun agama saya kini, yang penuh polemik ini.. <img src='http://ulil.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>saya setuju dengan tulisan mas Ulil..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: kang topa</title>
		<link>http://ulil.net/2008/12/06/tentang-situs-faithfreedom-surat-kepada-seorang-teman/comment-page-1/#comment-1510</link>
		<dc:creator>kang topa</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Dec 2008 10:03:41 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ulil.net/2008/12/06/tentang-situs-faithfreedom-surat-kepada-seorang-teman/#comment-1510</guid>
		<description>sesungguhnya dia sedang membunuh tuhan
WOW. TERLALU JAUH  KANG...BENDOH.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>sesungguhnya dia sedang membunuh tuhan<br />
WOW. TERLALU JAUH  KANG&#8230;BENDOH.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: bendoh</title>
		<link>http://ulil.net/2008/12/06/tentang-situs-faithfreedom-surat-kepada-seorang-teman/comment-page-1/#comment-1500</link>
		<dc:creator>bendoh</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Dec 2008 13:12:46 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ulil.net/2008/12/06/tentang-situs-faithfreedom-surat-kepada-seorang-teman/#comment-1500</guid>
		<description>Disaat seorang yang liberal mengatakan bahwa tdak ada sesuatu yang absolout, sesungguhnya dia sedang membunuh tuhan, karena pernyataannya yang mengatakan tidak ada sesuatu yang absolutely adalah termasuk absolute.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Disaat seorang yang liberal mengatakan bahwa tdak ada sesuatu yang absolout, sesungguhnya dia sedang membunuh tuhan, karena pernyataannya yang mengatakan tidak ada sesuatu yang absolutely adalah termasuk absolute.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: diky abdul jabbar</title>
		<link>http://ulil.net/2008/12/06/tentang-situs-faithfreedom-surat-kepada-seorang-teman/comment-page-1/#comment-1493</link>
		<dc:creator>diky abdul jabbar</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 07 Dec 2008 08:56:05 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ulil.net/2008/12/06/tentang-situs-faithfreedom-surat-kepada-seorang-teman/#comment-1493</guid>
		<description>gue sih setuju-setuju saja sama mas ulil deh, soalnya klo gak setuju 
guae gak punya alasan dan pengetahuan luas mas, he he he...
salam</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>gue sih setuju-setuju saja sama mas ulil deh, soalnya klo gak setuju<br />
guae gak punya alasan dan pengetahuan luas mas, he he he&#8230;<br />
salam</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: sulaeman suparman</title>
		<link>http://ulil.net/2008/12/06/tentang-situs-faithfreedom-surat-kepada-seorang-teman/comment-page-1/#comment-1485</link>
		<dc:creator>sulaeman suparman</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 06 Dec 2008 12:10:58 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ulil.net/2008/12/06/tentang-situs-faithfreedom-surat-kepada-seorang-teman/#comment-1485</guid>
		<description>Setuju sekali dengan konsep berfikir dan bersikap seperti Sdr. Ulil. Agama memang mempunyai dua sisi yang niscaya. Sebagai sebuah keyakinan, kebenaran Islam akan tertancap kuat dalam batin pemeluknya, tanpa rasa takut.  Sebagai organized religion, Islam penuh carut-marut yang digoreskan oleh pemeluknya. Ini proses yang sangat alami, gejala yang sama saya yakin terjadi pula pada agama lain. So kalau begitu ... Marilah kita nikmati dan syukuri keyakinan ke-islaman kita,  seraya mewujudkan kesyukuran  atas nikmat tersebut dengan membersihkan Islam dari carut-marut yang dibuat pemeluknya, sebagai bentuk tanggung jawab moral untuk turut menjaga kemurnian misi Islam, yang sebenarnya mudah dikenali kalau kita mengamatinya dengan mengambil jarak antara Islam sebagai keyakinan dan Islam sebagai organized religion. Kemudian, akan akan kita jumpai kenyataan &quot;betapa indah dan damainya hidup ini&quot;. Salam!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Setuju sekali dengan konsep berfikir dan bersikap seperti Sdr. Ulil. Agama memang mempunyai dua sisi yang niscaya. Sebagai sebuah keyakinan, kebenaran Islam akan tertancap kuat dalam batin pemeluknya, tanpa rasa takut.  Sebagai organized religion, Islam penuh carut-marut yang digoreskan oleh pemeluknya. Ini proses yang sangat alami, gejala yang sama saya yakin terjadi pula pada agama lain. So kalau begitu &#8230; Marilah kita nikmati dan syukuri keyakinan ke-islaman kita,  seraya mewujudkan kesyukuran  atas nikmat tersebut dengan membersihkan Islam dari carut-marut yang dibuat pemeluknya, sebagai bentuk tanggung jawab moral untuk turut menjaga kemurnian misi Islam, yang sebenarnya mudah dikenali kalau kita mengamatinya dengan mengambil jarak antara Islam sebagai keyakinan dan Islam sebagai organized religion. Kemudian, akan akan kita jumpai kenyataan &#8220;betapa indah dan damainya hidup ini&#8221;. Salam!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
