<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Beberapa observasi tentang komunikasi di dunia maya</title>
	<atom:link href="http://ulil.net/2008/11/27/beberapa-observasi-tentang-komunikasi-di-dunia-maya/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ulil.net/2008/11/27/beberapa-observasi-tentang-komunikasi-di-dunia-maya/</link>
	<description>Iman yang kuat tak akan takut pada keraguan. Iman yang dangkal dan dogmatis selalu was-was pada pertanyaan dan keragu-raguan.</description>
	<lastBuildDate>Sat, 10 Jul 2010 11:09:34 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
	<item>
		<title>By: Halim Mansyur</title>
		<link>http://ulil.net/2008/11/27/beberapa-observasi-tentang-komunikasi-di-dunia-maya/comment-page-1/#comment-1457</link>
		<dc:creator>Halim Mansyur</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Dec 2008 19:23:31 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ulil.net/2008/11/27/beberapa-observasi-tentang-komunikasi-di-dunia-maya/#comment-1457</guid>
		<description>Saya jujur menyampaikan bahwa Kang Ulil bola magnet baru dalam sejarah Islam setidaknya di Indonesia. Kalau tidak, akan banyak penodaan pada nilai Islan itu sendiri. Tidak jarang di bawah alam sadar bahwa kita sedang mengkultuskan agama dan bukan yang punya agama. Bahkan sering juga memposisikan diri sebagai yang empunya agama itu sendiri sehingga dengan beraninya memilah-milah seseorang menjadi orang beriman atau orang kafir. Layaknya seperti panitia sorga saja. Emangnya sudah ada SK dari langit?

Saya kira Islam itu sebagai rahmatal lil a&#039;lamin tak terbantahkan lagi. Tetapi bagaimana bisa menjadi rahmat kalau ajarannya dianggap sebagai batu besar yang tidak lagi dinamis mengikuti perkembangan yang terjadi. Justeru ada &#039;satpam&#039; penunggu yang siap memetuk bagian kepala yang ingin menyentuhnya. Apalagi menggelindingnya.

Kang Ulil maju terus. Kalau salah, minta ampunan Allah swt. Selama niatnya lurus, insyaallah dimudahkanNya.

Nashrum minallah,
Halim Mansyur</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya jujur menyampaikan bahwa Kang Ulil bola magnet baru dalam sejarah Islam setidaknya di Indonesia. Kalau tidak, akan banyak penodaan pada nilai Islan itu sendiri. Tidak jarang di bawah alam sadar bahwa kita sedang mengkultuskan agama dan bukan yang punya agama. Bahkan sering juga memposisikan diri sebagai yang empunya agama itu sendiri sehingga dengan beraninya memilah-milah seseorang menjadi orang beriman atau orang kafir. Layaknya seperti panitia sorga saja. Emangnya sudah ada SK dari langit?</p>
<p>Saya kira Islam itu sebagai rahmatal lil a&#8217;lamin tak terbantahkan lagi. Tetapi bagaimana bisa menjadi rahmat kalau ajarannya dianggap sebagai batu besar yang tidak lagi dinamis mengikuti perkembangan yang terjadi. Justeru ada &#8216;satpam&#8217; penunggu yang siap memetuk bagian kepala yang ingin menyentuhnya. Apalagi menggelindingnya.</p>
<p>Kang Ulil maju terus. Kalau salah, minta ampunan Allah swt. Selama niatnya lurus, insyaallah dimudahkanNya.</p>
<p>Nashrum minallah,<br />
Halim Mansyur</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: taufiq</title>
		<link>http://ulil.net/2008/11/27/beberapa-observasi-tentang-komunikasi-di-dunia-maya/comment-page-1/#comment-1441</link>
		<dc:creator>taufiq</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 30 Nov 2008 06:22:21 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ulil.net/2008/11/27/beberapa-observasi-tentang-komunikasi-di-dunia-maya/#comment-1441</guid>
		<description>sudah lama nih tulisan mas ulil saya tunggu-tunggu nggak tahunya makpendhudhuk metu akeh, mas saya nambahin dikit biasanya orang-orang yang memberikan jawaban kasar dan jorok menandakan dia sudah kehilangan argumen-argumennya yang ada ya jawaban primitif itu. Khusus untuk mas ulil biasanya mereka sudah mempunyai jawaban yang termemori dalam otak mereka jadi apapun tulisan mas ulil jawabannya sama,ini menandakan jalur saraf yang ke hati sudah putus jadi yang ada hanya jalur reflek ke pusat hawa nafsu di otak mereka yang dikenal senagai spam. Selamat berjuang mas kami di belakang anda dalam menyebarkan ide ide anda</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>sudah lama nih tulisan mas ulil saya tunggu-tunggu nggak tahunya makpendhudhuk metu akeh, mas saya nambahin dikit biasanya orang-orang yang memberikan jawaban kasar dan jorok menandakan dia sudah kehilangan argumen-argumennya yang ada ya jawaban primitif itu. Khusus untuk mas ulil biasanya mereka sudah mempunyai jawaban yang termemori dalam otak mereka jadi apapun tulisan mas ulil jawabannya sama,ini menandakan jalur saraf yang ke hati sudah putus jadi yang ada hanya jalur reflek ke pusat hawa nafsu di otak mereka yang dikenal senagai spam. Selamat berjuang mas kami di belakang anda dalam menyebarkan ide ide anda</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: fatur rafael</title>
		<link>http://ulil.net/2008/11/27/beberapa-observasi-tentang-komunikasi-di-dunia-maya/comment-page-1/#comment-1435</link>
		<dc:creator>fatur rafael</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 29 Nov 2008 12:01:11 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ulil.net/2008/11/27/beberapa-observasi-tentang-komunikasi-di-dunia-maya/#comment-1435</guid>
		<description>mengurai kata menuai badai so jadilah pohon yg akarnya kuat menghunjam bumi jadi biar sejorok apapun komentar orang, pendirian tetap kokoh... maju pantang mundur, maju membela yg benar</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mengurai kata menuai badai so jadilah pohon yg akarnya kuat menghunjam bumi jadi biar sejorok apapun komentar orang, pendirian tetap kokoh&#8230; maju pantang mundur, maju membela yg benar</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: alam</title>
		<link>http://ulil.net/2008/11/27/beberapa-observasi-tentang-komunikasi-di-dunia-maya/comment-page-1/#comment-1424</link>
		<dc:creator>alam</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 Nov 2008 13:45:35 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ulil.net/2008/11/27/beberapa-observasi-tentang-komunikasi-di-dunia-maya/#comment-1424</guid>
		<description>Salam dari makassar lagi
Tulisan mas  ulil banyak memberi inspirasi bagi dunia baru(dunia lama yang tertutupi) islam...
Tetap semangat...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Salam dari makassar lagi<br />
Tulisan mas  ulil banyak memberi inspirasi bagi dunia baru(dunia lama yang tertutupi) islam&#8230;<br />
Tetap semangat&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: irma14</title>
		<link>http://ulil.net/2008/11/27/beberapa-observasi-tentang-komunikasi-di-dunia-maya/comment-page-1/#comment-1419</link>
		<dc:creator>irma14</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 Nov 2008 02:50:40 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ulil.net/2008/11/27/beberapa-observasi-tentang-komunikasi-di-dunia-maya/#comment-1419</guid>
		<description>Salam dari Makassar Kang ulil,
Blog ini merupakan blog yang menghabiskan waktu saya di depan internet, dan yang paling seru adalah di saat baca comment hehe.. Emosi dan perasaan saya seperti terbawa gelombang laut. maklum saya ini masih buih di tengah gelombang dasyhat pemikiran teman2 disini. kadang senang, kadang sedih, kasihan, haru, bahagia. campur2 deh. pokoke asyik.
Makasih banyak Kang telah mewarnai rasa yang selama ini terkungkung oleh Doktrin Fikiran.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Salam dari Makassar Kang ulil,<br />
Blog ini merupakan blog yang menghabiskan waktu saya di depan internet, dan yang paling seru adalah di saat baca comment hehe.. Emosi dan perasaan saya seperti terbawa gelombang laut. maklum saya ini masih buih di tengah gelombang dasyhat pemikiran teman2 disini. kadang senang, kadang sedih, kasihan, haru, bahagia. campur2 deh. pokoke asyik.<br />
Makasih banyak Kang telah mewarnai rasa yang selama ini terkungkung oleh Doktrin Fikiran.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
