<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Apakah pluralisme menghalangi diskusi dan kritik?</title>
	<atom:link href="http://ulil.net/2008/09/12/apakah-pluralisme-menghalangi-diskusi-dan-kritik/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ulil.net/2008/09/12/apakah-pluralisme-menghalangi-diskusi-dan-kritik/</link>
	<description>Iman yang kuat tak akan takut pada keraguan. Iman yang dangkal dan dogmatis selalu was-was pada pertanyaan dan keragu-raguan.</description>
	<lastBuildDate>Sat, 10 Jul 2010 11:09:34 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
	<item>
		<title>By: ZEN</title>
		<link>http://ulil.net/2008/09/12/apakah-pluralisme-menghalangi-diskusi-dan-kritik/comment-page-1/#comment-7329</link>
		<dc:creator>ZEN</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 Apr 2010 03:14:03 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ulil.net/2008/09/12/apakah-pluralisme-menghalangi-diskusi-dan-kritik/#comment-7329</guid>
		<description>kebenaran mutal hanya milik Allah Swt, sedangkan kebenaran manusia sebatas kebenaran majemuk/pluralis. Kalau ada manusia menyamakan kebenarannya sama dengan Allah, apa artinya.......</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kebenaran mutal hanya milik Allah Swt, sedangkan kebenaran manusia sebatas kebenaran majemuk/pluralis. Kalau ada manusia menyamakan kebenarannya sama dengan Allah, apa artinya&#8230;&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: likul</title>
		<link>http://ulil.net/2008/09/12/apakah-pluralisme-menghalangi-diskusi-dan-kritik/comment-page-1/#comment-1452</link>
		<dc:creator>likul</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Dec 2008 04:20:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ulil.net/2008/09/12/apakah-pluralisme-menghalangi-diskusi-dan-kritik/#comment-1452</guid>
		<description>perbedaan adalah suatu kenyataan, dan harus dibarengan dengan sikap menerima kenyataan. itulah yang dilakukan Nabi Muhammad SAW di Madinah. Orang kristen, budha, hindu dan lainya adalah kenyataan bahwa mereka berbeda dengan orang Islam. 
Nabi Muhammad tidak pernah melakukan usaha &quot;menyatukan&quot; dunia dengan satu kenyakinan dan satu kekuasaan. Beliau hanya seorang Rasul, tugasnya menyebarkan agama yang dia bawa, bagi yang mau beriman dengan kerasulan beliua silahkan. Dia tak akan &quot;membunuh&quot; kenyataan diluar Islam yang berbeda-beda, selama yang diluar Islam itu tidak mengganggu Islam.
Apakah Ahmadiyah kenyataan di luar Islam atau dalam Islam. Menurut saya Ahmadiyah adalah kenyataan di luar Islam, karena agama ini dalam keyakinan umatnya mempunyai Nabi/rasul baru, yaitu Ghulam Ahmad. Ibaratkan saja seperti umat Islam yang datang setelah Nasrani, umat Nasrani yang datang setelah umat Yahudi dan seterusnya.
Jika Ahmadiyah salah?. Ahmadiyah salah itu dalam &quot;kaca mata &quot; aqidah Islam. Jika dalam pandangan aqidah Islah Ahmadiyah salah, apakah umat Islam harus ikut ngurusi aqidah umat agama lain? jelas kita tidak punya hak untuk mengurusi aqidah agama lain, seperti kita tidak punya hak mengurusi aqidah agama Nasrani, itu urusan privasi setiap agama.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>perbedaan adalah suatu kenyataan, dan harus dibarengan dengan sikap menerima kenyataan. itulah yang dilakukan Nabi Muhammad SAW di Madinah. Orang kristen, budha, hindu dan lainya adalah kenyataan bahwa mereka berbeda dengan orang Islam.<br />
Nabi Muhammad tidak pernah melakukan usaha &#8220;menyatukan&#8221; dunia dengan satu kenyakinan dan satu kekuasaan. Beliau hanya seorang Rasul, tugasnya menyebarkan agama yang dia bawa, bagi yang mau beriman dengan kerasulan beliua silahkan. Dia tak akan &#8220;membunuh&#8221; kenyataan diluar Islam yang berbeda-beda, selama yang diluar Islam itu tidak mengganggu Islam.<br />
Apakah Ahmadiyah kenyataan di luar Islam atau dalam Islam. Menurut saya Ahmadiyah adalah kenyataan di luar Islam, karena agama ini dalam keyakinan umatnya mempunyai Nabi/rasul baru, yaitu Ghulam Ahmad. Ibaratkan saja seperti umat Islam yang datang setelah Nasrani, umat Nasrani yang datang setelah umat Yahudi dan seterusnya.<br />
Jika Ahmadiyah salah?. Ahmadiyah salah itu dalam &#8220;kaca mata &#8221; aqidah Islam. Jika dalam pandangan aqidah Islah Ahmadiyah salah, apakah umat Islam harus ikut ngurusi aqidah umat agama lain? jelas kita tidak punya hak untuk mengurusi aqidah agama lain, seperti kita tidak punya hak mengurusi aqidah agama Nasrani, itu urusan privasi setiap agama.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: aiman</title>
		<link>http://ulil.net/2008/09/12/apakah-pluralisme-menghalangi-diskusi-dan-kritik/comment-page-1/#comment-1338</link>
		<dc:creator>aiman</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Nov 2008 07:03:29 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ulil.net/2008/09/12/apakah-pluralisme-menghalangi-diskusi-dan-kritik/#comment-1338</guid>
		<description>Menurut aku islam yg benar yang digali langsung dari alquran dengan pemahaman yang paling relevan di abad ini.  Di zaman industri konstruksi, manufaktur, teknologi maju , apakah kita masih mau memutuskan memakai hukum fiqh ? sementara di barat ilmu sudah berkembang menjadi management risiko, mgt organisasi, manajemen bisnis, dsb.  Rantai produksi dibuat, sekolah tinggi didirikan, dihasilkan insinyur untuk mengolah hasilnya.  

Yang saya bayangkan, umat islam bisa membangun semua itu dari NOL, from scratch, menggali dari Quran membangun yang terbaik, tanpa meng-copy dari cara dan prosedur BARAT.  Seperti contoh saat ini, orang jepang maju dengan cara mereka, walau kadang terlihat aneh atau bertolak belakang dgn cara barat, walaupun mereka menjadi maju karena tidak takut, berani meng-copy peradaban barat. tapi kemudian berhasil menciptakan teknologi khas mereka sendiri, kebanggan mereka seperti kereta super cepat shinkansen.  Kapan umat islam bisa kembali ke masa peradaban Granada dan Alhambra di Spanyol, (walaupun masa itu juga menyadur dari Filsafat yunani).  Yang aku ingin lihat saat ini , Islam yang mampu menciptakan diri nya sendiri, growing up dengancara sendiri, ruh sendiri, menjadi mature dan menciptakan damai di dunia.  

Apakah komentar saya ada hubungan dengan pluralisme..? entah lah . ;) saya rasa ada....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Menurut aku islam yg benar yang digali langsung dari alquran dengan pemahaman yang paling relevan di abad ini.  Di zaman industri konstruksi, manufaktur, teknologi maju , apakah kita masih mau memutuskan memakai hukum fiqh ? sementara di barat ilmu sudah berkembang menjadi management risiko, mgt organisasi, manajemen bisnis, dsb.  Rantai produksi dibuat, sekolah tinggi didirikan, dihasilkan insinyur untuk mengolah hasilnya.  </p>
<p>Yang saya bayangkan, umat islam bisa membangun semua itu dari NOL, from scratch, menggali dari Quran membangun yang terbaik, tanpa meng-copy dari cara dan prosedur BARAT.  Seperti contoh saat ini, orang jepang maju dengan cara mereka, walau kadang terlihat aneh atau bertolak belakang dgn cara barat, walaupun mereka menjadi maju karena tidak takut, berani meng-copy peradaban barat. tapi kemudian berhasil menciptakan teknologi khas mereka sendiri, kebanggan mereka seperti kereta super cepat shinkansen.  Kapan umat islam bisa kembali ke masa peradaban Granada dan Alhambra di Spanyol, (walaupun masa itu juga menyadur dari Filsafat yunani).  Yang aku ingin lihat saat ini , Islam yang mampu menciptakan diri nya sendiri, growing up dengancara sendiri, ruh sendiri, menjadi mature dan menciptakan damai di dunia.  </p>
<p>Apakah komentar saya ada hubungan dengan pluralisme..? entah lah . <img src='http://ulil.net/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' />  saya rasa ada&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: rihab S.A</title>
		<link>http://ulil.net/2008/09/12/apakah-pluralisme-menghalangi-diskusi-dan-kritik/comment-page-1/#comment-1027</link>
		<dc:creator>rihab S.A</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 Sep 2008 08:42:10 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ulil.net/2008/09/12/apakah-pluralisme-menghalangi-diskusi-dan-kritik/#comment-1027</guid>
		<description>simaklah ceramah sekjen FPI..yang menyeru umat utuk membunuh AHMADIYAH

http://www.youtube.com/watch?v=U7RLCXNdKF4


Apakah rasul mengajarkan itu?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>simaklah ceramah sekjen FPI..yang menyeru umat utuk membunuh AHMADIYAH</p>
<p><a href="http://www.youtube.com/watch?v=U7RLCXNdKF4" rel="nofollow">http://www.youtube.com/watch?v=U7RLCXNdKF4</a></p>
<p>Apakah rasul mengajarkan itu?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Anti JIL</title>
		<link>http://ulil.net/2008/09/12/apakah-pluralisme-menghalangi-diskusi-dan-kritik/comment-page-1/#comment-987</link>
		<dc:creator>Anti JIL</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Sep 2008 18:02:36 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ulil.net/2008/09/12/apakah-pluralisme-menghalangi-diskusi-dan-kritik/#comment-987</guid>
		<description>Kebodohan anda sangat nampak dengan mengatakan bahwa Ahmadiyah adalah masalah kekebasan agama, karena sampai dengan sekarang Ahmadiyah masih mengklaim sebagai muslim padahal keyakinan final seorang muslim adalah tidak ada nabi lagi setelah Muhammad Rasulullah. 
Kalau saja Ahmadiyah memproklamirkan sebagai agama baru tentu tidak akan ada yang mempermasalahkan, dan itu baru benar sebagai masalah kekebasan beragama. 

Sekali lagi menurut saya anda adalah orang yang sangat bodoh.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kebodohan anda sangat nampak dengan mengatakan bahwa Ahmadiyah adalah masalah kekebasan agama, karena sampai dengan sekarang Ahmadiyah masih mengklaim sebagai muslim padahal keyakinan final seorang muslim adalah tidak ada nabi lagi setelah Muhammad Rasulullah.<br />
Kalau saja Ahmadiyah memproklamirkan sebagai agama baru tentu tidak akan ada yang mempermasalahkan, dan itu baru benar sebagai masalah kekebasan beragama. </p>
<p>Sekali lagi menurut saya anda adalah orang yang sangat bodoh.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
