<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Puasa hari pertama di Boston</title>
	<atom:link href="http://ulil.net/2008/09/02/puasa-hari-pertama-di-boston/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ulil.net/2008/09/02/puasa-hari-pertama-di-boston/</link>
	<description>Iman yang kuat tak akan takut pada keraguan. Iman yang dangkal dan dogmatis selalu was-was pada pertanyaan dan keragu-raguan.</description>
	<lastBuildDate>Mon, 20 Jun 2011 12:51:59 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3</generator>
	<item>
		<title>By: imie</title>
		<link>http://ulil.net/2008/09/02/puasa-hari-pertama-di-boston/comment-page-1/#comment-1332</link>
		<dc:creator>imie</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 23 Nov 2008 21:01:40 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ulil.net/2008/09/02/puasa-hari-pertama-di-boston/#comment-1332</guid>
		<description>Mas Ulil, cerita-cerita ringanmu mengasikan, cerita ringan yang tidak ringan makna. Kangen sama Mba Ienas, bily dan iben..

imie</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mas Ulil, cerita-cerita ringanmu mengasikan, cerita ringan yang tidak ringan makna. Kangen sama Mba Ienas, bily dan iben..</p>
<p>imie</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: danu</title>
		<link>http://ulil.net/2008/09/02/puasa-hari-pertama-di-boston/comment-page-1/#comment-1007</link>
		<dc:creator>danu</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Sep 2008 02:39:21 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ulil.net/2008/09/02/puasa-hari-pertama-di-boston/#comment-1007</guid>
		<description>wah, pengalaman yang mengesankan pak Ulil. Saya orang sidoarjo agak susah nih membayangkan bgm atmosfir puasa di paman sam. Oh ya, MOHON IJIN  copy-pste di blog saya  untuk share dg teman-teman di Indonesia. Salam buat saudara-saudara se-apartemen. Selamat beribadah puasa.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>wah, pengalaman yang mengesankan pak Ulil. Saya orang sidoarjo agak susah nih membayangkan bgm atmosfir puasa di paman sam. Oh ya, MOHON IJIN  copy-pste di blog saya  untuk share dg teman-teman di Indonesia. Salam buat saudara-saudara se-apartemen. Selamat beribadah puasa.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: bendoh</title>
		<link>http://ulil.net/2008/09/02/puasa-hari-pertama-di-boston/comment-page-1/#comment-927</link>
		<dc:creator>bendoh</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Sep 2008 15:30:20 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ulil.net/2008/09/02/puasa-hari-pertama-di-boston/#comment-927</guid>
		<description>klu cerita yang ini bang Ulil baru enak di baca, karena ini membahas masalah puasa di negeri orang, yang dimana saya juga sekarang sedang bekerja di negri sakura. teman bekerja saya mas orang Brasil,Cina,Peru,Bolivia,Tailan,India,Pakistan dan yang pasti juga orang Jepang. Pengalaman saya buka disini mas juga sangat mengesankan karena walaupun kita puasa, hasil produksinya teman2 muslim yang kerja ditempat saya kerja lebih banyak dari biasanya karena tidak pernah pergi ke toilet, dan banyak ngobrol, maka oleh perusahaan kita dikasih istirahat cumak 15 menit. karena tempat perusahaan saya dekat dengan apartemen saya selalu pulang tuk buka, dan pengalaman saya buka puasa pertama taun ini, sungguh sangat mengesankan yang tak kan pernah mungkin bisa saya lupakan seumur hidup, teman saya yang kebagian tugas masak laoknya cuma terong aja, tapi Alhamdulillah Allah maha Adil ketika aku minum air putih, hilang rsa terongnya berganti dengan nikmat kekenyangan minum air putih. mengenai terawehnya saya pilih mana enaknya aja, kalau saya teraweh di rumah ya cukup 8 rakaat saja, tapi kalu dekat masjid yang jarak nya sekitar 10 menit kalu jalan kaki rakaatnya 20 rakaat, dan bacaannya sungguh menakjubkan bahwa teraweh di negara yang dikatakan atheis ini, satu malam terawehnya ayatnya 1 jus, tapi karena kita sudh terbiasa berdiri kerja, mlah pernah dari jam 8 pagi sampai jam 2:30 pagi berdiri, sholat yang panjang sudah tidak tersa lagi. dan teman2 kerja yang non muslim kagum akan kemampuan kita puasa sambil bekerja yang dimana menurut mereka tak kan mungkin bisa dilakukannya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>klu cerita yang ini bang Ulil baru enak di baca, karena ini membahas masalah puasa di negeri orang, yang dimana saya juga sekarang sedang bekerja di negri sakura. teman bekerja saya mas orang Brasil,Cina,Peru,Bolivia,Tailan,India,Pakistan dan yang pasti juga orang Jepang. Pengalaman saya buka disini mas juga sangat mengesankan karena walaupun kita puasa, hasil produksinya teman2 muslim yang kerja ditempat saya kerja lebih banyak dari biasanya karena tidak pernah pergi ke toilet, dan banyak ngobrol, maka oleh perusahaan kita dikasih istirahat cumak 15 menit. karena tempat perusahaan saya dekat dengan apartemen saya selalu pulang tuk buka, dan pengalaman saya buka puasa pertama taun ini, sungguh sangat mengesankan yang tak kan pernah mungkin bisa saya lupakan seumur hidup, teman saya yang kebagian tugas masak laoknya cuma terong aja, tapi Alhamdulillah Allah maha Adil ketika aku minum air putih, hilang rsa terongnya berganti dengan nikmat kekenyangan minum air putih. mengenai terawehnya saya pilih mana enaknya aja, kalau saya teraweh di rumah ya cukup 8 rakaat saja, tapi kalu dekat masjid yang jarak nya sekitar 10 menit kalu jalan kaki rakaatnya 20 rakaat, dan bacaannya sungguh menakjubkan bahwa teraweh di negara yang dikatakan atheis ini, satu malam terawehnya ayatnya 1 jus, tapi karena kita sudh terbiasa berdiri kerja, mlah pernah dari jam 8 pagi sampai jam 2:30 pagi berdiri, sholat yang panjang sudah tidak tersa lagi. dan teman2 kerja yang non muslim kagum akan kemampuan kita puasa sambil bekerja yang dimana menurut mereka tak kan mungkin bisa dilakukannya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Ahmad Sahidah</title>
		<link>http://ulil.net/2008/09/02/puasa-hari-pertama-di-boston/comment-page-1/#comment-880</link>
		<dc:creator>Ahmad Sahidah</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Sep 2008 04:57:03 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ulil.net/2008/09/02/puasa-hari-pertama-di-boston/#comment-880</guid>
		<description>Saya tinggal di apartemen dengan suasana yang hampir sama, keragaman, meski tak serumit di sini. Keluarga China dan India hampir memenuhi blog tempat saya tinggal. 

Dengan senyum dan sapa yang hangat, perbedaan di antara kami luruh.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya tinggal di apartemen dengan suasana yang hampir sama, keragaman, meski tak serumit di sini. Keluarga China dan India hampir memenuhi blog tempat saya tinggal. </p>
<p>Dengan senyum dan sapa yang hangat, perbedaan di antara kami luruh.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: rihab S.A</title>
		<link>http://ulil.net/2008/09/02/puasa-hari-pertama-di-boston/comment-page-1/#comment-814</link>
		<dc:creator>rihab S.A</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Sep 2008 17:14:17 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ulil.net/2008/09/02/puasa-hari-pertama-di-boston/#comment-814</guid>
		<description>Jangankan sebagian dari umat islam menaruh curiga kepada agama lain..mereka bahkan menaruh curiga kepada sesama muslim!!

Saya tinggal di sebuah apertement di kuala lumpur, dimana penghuni apertement saya kebanyakan dihuni oleh orang2 Arab dan orang2 Iran. Hal yang menggelikan buat saya adalah kedua-duanya saling membenci satu sama yang lain secara berlebihan. Ketika saya bergabung dengan orang2 Arab, mereka sibuk mewanti2 saya seperti ini &quot; Hati2lah rihab dengan orang2 syiah Iran..jangan pernah coba2 memakan makanan yang mereka tawarkan kepada kamu..karena mereka bisa tega  mengotori makanan tersebut ( dengan air kencing) sebelum ditawarkan kepada kamu, mereka akan melakukan apa aja demi menyakiti orang Sunni seperti kamu&quot;.. Lain halnya jika saya bergabung dengan orang2 Iran, mereka tidak ada habis2 nya membenci orang2 Arab.  mereka selalu mewanti2 saya dengan kata-kata seperti ini : &quot; hati2lah dengan orang2 arab, mereka kebanyakan munafik, hanya memperlihatkan dirinya suci, sedikit-sedikit haram, padahal mereka semua doyan perempuan, mereka rela melakukan apa aja demi mencari mangsa yaitu perempuan &quot; Begitulah suasana orang2 islam di apertement saya. Tetapi perlu di ketahui disini..baik orang2 Arab (kebanyaka dari Saudi Arabia) maupun orang2 Iran yang datang ke malaysia, pada dasarnya mereka memiliki tujuan yang sama yaitu &quot; mencari kebebasan &quot;..kedua-duanya lari dari kekangan negara islam mereka!!  kenapa saya bisa menyimpulkan hal itu,  selain saya dapatkan informasi itu secara langsung dari mereka, saya selalu perhatikan bahwa hampir seluruh club yang ada di Kuala Lumpur..kebanyakan pengunjungnya adalah orang2 Arab dan orang2 Iran! (tentunya tidak ada club di negara mereka)

Ada hal  lain yang lebih memprihatinkan lagi bahwa kebanyakan pembantu2 rumah tangga, cleaning service, kuli2, plumbers (tukang benerin toilet dan listrik), penjaga2 restoran, penjual2 kaki lima, dan pembersih2 toilet di mall2 dan gedung2, adalah orang-orang Indonesia !! dan setiap saya tanyakan alasan mereka satu persatu jawaban mereka adalah sama, yaitu &quot; kami tidak bisa mencari uang di negri kami&quot;
 
Wassalam ...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Jangankan sebagian dari umat islam menaruh curiga kepada agama lain..mereka bahkan menaruh curiga kepada sesama muslim!!</p>
<p>Saya tinggal di sebuah apertement di kuala lumpur, dimana penghuni apertement saya kebanyakan dihuni oleh orang2 Arab dan orang2 Iran. Hal yang menggelikan buat saya adalah kedua-duanya saling membenci satu sama yang lain secara berlebihan. Ketika saya bergabung dengan orang2 Arab, mereka sibuk mewanti2 saya seperti ini &#8221; Hati2lah rihab dengan orang2 syiah Iran..jangan pernah coba2 memakan makanan yang mereka tawarkan kepada kamu..karena mereka bisa tega  mengotori makanan tersebut ( dengan air kencing) sebelum ditawarkan kepada kamu, mereka akan melakukan apa aja demi menyakiti orang Sunni seperti kamu&#8221;.. Lain halnya jika saya bergabung dengan orang2 Iran, mereka tidak ada habis2 nya membenci orang2 Arab.  mereka selalu mewanti2 saya dengan kata-kata seperti ini : &#8221; hati2lah dengan orang2 arab, mereka kebanyakan munafik, hanya memperlihatkan dirinya suci, sedikit-sedikit haram, padahal mereka semua doyan perempuan, mereka rela melakukan apa aja demi mencari mangsa yaitu perempuan &#8221; Begitulah suasana orang2 islam di apertement saya. Tetapi perlu di ketahui disini..baik orang2 Arab (kebanyaka dari Saudi Arabia) maupun orang2 Iran yang datang ke malaysia, pada dasarnya mereka memiliki tujuan yang sama yaitu &#8221; mencari kebebasan &#8220;..kedua-duanya lari dari kekangan negara islam mereka!!  kenapa saya bisa menyimpulkan hal itu,  selain saya dapatkan informasi itu secara langsung dari mereka, saya selalu perhatikan bahwa hampir seluruh club yang ada di Kuala Lumpur..kebanyakan pengunjungnya adalah orang2 Arab dan orang2 Iran! (tentunya tidak ada club di negara mereka)</p>
<p>Ada hal  lain yang lebih memprihatinkan lagi bahwa kebanyakan pembantu2 rumah tangga, cleaning service, kuli2, plumbers (tukang benerin toilet dan listrik), penjaga2 restoran, penjual2 kaki lima, dan pembersih2 toilet di mall2 dan gedung2, adalah orang-orang Indonesia !! dan setiap saya tanyakan alasan mereka satu persatu jawaban mereka adalah sama, yaitu &#8221; kami tidak bisa mencari uang di negri kami&#8221;</p>
<p>Wassalam &#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

