<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Memahami Kitab-Kitab &#8220;Suci&#8221; secara non-apologetik</title>
	<atom:link href="http://ulil.net/2008/08/06/memahami-kitab-kitab-suci-secara-non-apologetik/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ulil.net/2008/08/06/memahami-kitab-kitab-suci-secara-non-apologetik/</link>
	<description>Iman yang kuat tak akan takut pada keraguan. Iman yang dangkal dan dogmatis selalu was-was pada pertanyaan dan keragu-raguan.</description>
	<lastBuildDate>Mon, 20 Jun 2011 12:51:59 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
	<item>
		<title>By: Singa Padang Pasir</title>
		<link>http://ulil.net/2008/08/06/memahami-kitab-kitab-suci-secara-non-apologetik/comment-page-1/#comment-7751</link>
		<dc:creator>Singa Padang Pasir</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 04 Jul 2010 07:30:22 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ulil.net/2008/08/06/memahami-kitab-kitab-suci-secara-non-apologetik/#comment-7751</guid>
		<description>Assalamu&#039;alaikum!
Kok pd ribut tu kenapa? Menurut saya, setiap Kitab apabila dicari kelemahannya ya pasti ada celah utk dianggap lemah, entah itu Taurat, Bible, maupun Al Qur&#039;an..
Namun begini sajalah, apa yg anda yakini &amp; anda imani saat ini ya sudah anda laksanakan perintah serta menghindari larangan yg tercantum disana. Tidak usah saling mencari kesalahan &amp; kelemahan masing2 kitab. Anda saja belum tentu bisa mengamalkan ajaran yg ada di dalam Kitab yg anda yakini &amp; anda imani kok, jd tidak usah seperti orang yg kurang kerjaan mencerca kitab agama lain.
Prinsip Islam itu bagi saya adalah Rahmatan &#039;lil alamien &amp; lakum dinukum waliyaddin.. Dgn sikap itu InsyaAllah rahmat bagi seluruh umat manusia dalam Islam akan terlaksana dgn baik. :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;alaikum!<br />
Kok pd ribut tu kenapa? Menurut saya, setiap Kitab apabila dicari kelemahannya ya pasti ada celah utk dianggap lemah, entah itu Taurat, Bible, maupun Al Qur&#8217;an..<br />
Namun begini sajalah, apa yg anda yakini &amp; anda imani saat ini ya sudah anda laksanakan perintah serta menghindari larangan yg tercantum disana. Tidak usah saling mencari kesalahan &amp; kelemahan masing2 kitab. Anda saja belum tentu bisa mengamalkan ajaran yg ada di dalam Kitab yg anda yakini &amp; anda imani kok, jd tidak usah seperti orang yg kurang kerjaan mencerca kitab agama lain.<br />
Prinsip Islam itu bagi saya adalah Rahmatan &#8216;lil alamien &amp; lakum dinukum waliyaddin.. Dgn sikap itu InsyaAllah rahmat bagi seluruh umat manusia dalam Islam akan terlaksana dgn baik. <img src='http://ulil.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: izzuddinfathoni</title>
		<link>http://ulil.net/2008/08/06/memahami-kitab-kitab-suci-secara-non-apologetik/comment-page-1/#comment-7623</link>
		<dc:creator>izzuddinfathoni</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 15 Jun 2010 05:32:41 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ulil.net/2008/08/06/memahami-kitab-kitab-suci-secara-non-apologetik/#comment-7623</guid>
		<description>Sebagai seorang muslim, yang menyerah penuh pada Islam, sami&#039;na wa atho&#039;na atas apa yang Allah SWT dan Rasulnya sampaikan adalah muthlaq adanya. Allah SWT sendiri yang menginformasikan kepada umat Islam bahwa kitab-kitab sebelum alquran telah banyak mengalami perubahan, jadi tanpa belajar injil atau taurat, umat islam sudah tahu kecacatan kitab2 tsb.
Hanya orang kafir dan munafiq saja yang tidak percaya kepada perkataan Allah SWT.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sebagai seorang muslim, yang menyerah penuh pada Islam, sami&#8217;na wa atho&#8217;na atas apa yang Allah SWT dan Rasulnya sampaikan adalah muthlaq adanya. Allah SWT sendiri yang menginformasikan kepada umat Islam bahwa kitab-kitab sebelum alquran telah banyak mengalami perubahan, jadi tanpa belajar injil atau taurat, umat islam sudah tahu kecacatan kitab2 tsb.<br />
Hanya orang kafir dan munafiq saja yang tidak percaya kepada perkataan Allah SWT.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Galih</title>
		<link>http://ulil.net/2008/08/06/memahami-kitab-kitab-suci-secara-non-apologetik/comment-page-1/#comment-6922</link>
		<dc:creator>Galih</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 21 Feb 2010 15:33:43 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ulil.net/2008/08/06/memahami-kitab-kitab-suci-secara-non-apologetik/#comment-6922</guid>
		<description>Mas Ulil

Salut dengan keberanian dan kecerdasan mas Ulil. Blog ini adalah pencerah dalam hidup saya. Komentar2 pedas ini pasti akan selalu ada mas, namanya juga memperjuangkan apa yang kita percaya, imani dan pikirkan memang tidak mudah.
Mudah2an semuanya bisa diberikan waktu dan kemudahan untuk berpikir dahulu sebelum menyerang.
Walaupun saya tidak 100 persen setuju dengan mas Ulil, (kira2 98 persen-lah hahaha) tapi saya dukung selalu mas! Indonesia butuh pemikir dan pejuang seperti mas.

Salam sejahtera dan tetap semangat, Mas Ulil :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mas Ulil</p>
<p>Salut dengan keberanian dan kecerdasan mas Ulil. Blog ini adalah pencerah dalam hidup saya. Komentar2 pedas ini pasti akan selalu ada mas, namanya juga memperjuangkan apa yang kita percaya, imani dan pikirkan memang tidak mudah.<br />
Mudah2an semuanya bisa diberikan waktu dan kemudahan untuk berpikir dahulu sebelum menyerang.<br />
Walaupun saya tidak 100 persen setuju dengan mas Ulil, (kira2 98 persen-lah hahaha) tapi saya dukung selalu mas! Indonesia butuh pemikir dan pejuang seperti mas.</p>
<p>Salam sejahtera dan tetap semangat, Mas Ulil <img src='http://ulil.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: islam indie</title>
		<link>http://ulil.net/2008/08/06/memahami-kitab-kitab-suci-secara-non-apologetik/comment-page-1/#comment-1505</link>
		<dc:creator>islam indie</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Dec 2008 14:17:50 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ulil.net/2008/08/06/memahami-kitab-kitab-suci-secara-non-apologetik/#comment-1505</guid>
		<description>mas Ulil baik..
jujur ya, ini sangat subyektif dan pribadi. ga nyangkut soal-soal pemikiran, asli buah pengalaman saya saja. hehehe :)

sebagai mualaf yang masuk islam tahun 90, saya merasakan sekali &quot;jumble mumbleâ€-nya agama islam. sampai ke realitasnya loh. saya sampai pusingg...  padahal sebagai mualaf, saya sudah dalam posisi menerima apapun islam itu. tapi tetap bingung tuh.

ini pula deh, yang saya prihatin bahkan sampai hari ini. &quot;jumble mumble&quot; ini jika tidak di pahami dengan jernih dan kontekstual, maka potensi hipokrit juga yang akan terjadi dalam ekspresi umat pemeluknya. dan saya tersiksa dalam ekspresi demikian. sepertinya jadi dualitas.. sederhananya terlalu banyak mau dan ga apa adanya.

skr usia keislaman saya 18 tahun. saya terus berproses tuk perlahan bisa mengerti dan memahami islam dengan sejernih-jernihnya kapasitas saya. walau saya tidak mempelajari qur&#039;an seperti mas Ulil mempelajarinya, sangat mendalam dan menguasai kaidah2nya. saya ya hanya berbuah nalar aja.

gitu deh mas... bingung bilangnya.. 
tapi saya memahami sekali inti dari tulisan mas di atas. hehehe :D

tetap bicara dan menulis ya mas, saya tidak mendukung simbol liberalisme yang mas usung, walau saya sendiri adalah seorang yang merasa merdeka tuk berbicara dan merasa apa saja. 
saya mendukung independensi manusia dalam beragama dan berkeyakinan. saya mendukung kebenaran... dari manapun itu, sekecil apapun itu. gitu mas.. hehehe :D</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mas Ulil baik..<br />
jujur ya, ini sangat subyektif dan pribadi. ga nyangkut soal-soal pemikiran, asli buah pengalaman saya saja. hehehe <img src='http://ulil.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>sebagai mualaf yang masuk islam tahun 90, saya merasakan sekali &#8220;jumble mumbleâ€-nya agama islam. sampai ke realitasnya loh. saya sampai pusingg&#8230;  padahal sebagai mualaf, saya sudah dalam posisi menerima apapun islam itu. tapi tetap bingung tuh.</p>
<p>ini pula deh, yang saya prihatin bahkan sampai hari ini. &#8220;jumble mumble&#8221; ini jika tidak di pahami dengan jernih dan kontekstual, maka potensi hipokrit juga yang akan terjadi dalam ekspresi umat pemeluknya. dan saya tersiksa dalam ekspresi demikian. sepertinya jadi dualitas.. sederhananya terlalu banyak mau dan ga apa adanya.</p>
<p>skr usia keislaman saya 18 tahun. saya terus berproses tuk perlahan bisa mengerti dan memahami islam dengan sejernih-jernihnya kapasitas saya. walau saya tidak mempelajari qur&#8217;an seperti mas Ulil mempelajarinya, sangat mendalam dan menguasai kaidah2nya. saya ya hanya berbuah nalar aja.</p>
<p>gitu deh mas&#8230; bingung bilangnya..<br />
tapi saya memahami sekali inti dari tulisan mas di atas. hehehe <img src='http://ulil.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>tetap bicara dan menulis ya mas, saya tidak mendukung simbol liberalisme yang mas usung, walau saya sendiri adalah seorang yang merasa merdeka tuk berbicara dan merasa apa saja.<br />
saya mendukung independensi manusia dalam beragama dan berkeyakinan. saya mendukung kebenaran&#8230; dari manapun itu, sekecil apapun itu. gitu mas.. hehehe <img src='http://ulil.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: febri</title>
		<link>http://ulil.net/2008/08/06/memahami-kitab-kitab-suci-secara-non-apologetik/comment-page-1/#comment-1446</link>
		<dc:creator>febri</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 30 Nov 2008 13:57:46 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ulil.net/2008/08/06/memahami-kitab-kitab-suci-secara-non-apologetik/#comment-1446</guid>
		<description>astagfirullah, lo tu tobat sana mumpung lo belum mati. gua mo tanya ma lo, lo bisa bikin gak bikin yang serupa ama al quran,lo inget ya nabi muhammad itu nabi yang umi yang gak mengenal baca dan tulis.lo liat perjanjian lama dan baru itu udah campur tangan manusia, dan shli gereja jaman dulu itu udah ngerubah bentuk injil itu.dan inget al quran itu gak ada yang mampu ngerubah nya,gua mau tau orang mana yang sanggup ngerubah al quran ampe qiamat pun gak ada yang mampu ngerubahnya</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>astagfirullah, lo tu tobat sana mumpung lo belum mati. gua mo tanya ma lo, lo bisa bikin gak bikin yang serupa ama al quran,lo inget ya nabi muhammad itu nabi yang umi yang gak mengenal baca dan tulis.lo liat perjanjian lama dan baru itu udah campur tangan manusia, dan shli gereja jaman dulu itu udah ngerubah bentuk injil itu.dan inget al quran itu gak ada yang mampu ngerubah nya,gua mau tau orang mana yang sanggup ngerubah al quran ampe qiamat pun gak ada yang mampu ngerubahnya</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

