<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Jakarta oh Jakarta&#8211; Surat kepada kawan</title>
	<atom:link href="http://ulil.net/2008/07/18/jakarta-oh-jakarta-surat-kepada-kawan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ulil.net/2008/07/18/jakarta-oh-jakarta-surat-kepada-kawan/</link>
	<description>Iman yang kuat tak akan takut pada keraguan. Iman yang dangkal dan dogmatis selalu was-was pada pertanyaan dan keragu-raguan.</description>
	<lastBuildDate>Mon, 20 Jun 2011 12:51:59 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3</generator>
	<item>
		<title>By: Benny</title>
		<link>http://ulil.net/2008/07/18/jakarta-oh-jakarta-surat-kepada-kawan/comment-page-1/#comment-417</link>
		<dc:creator>Benny</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Jul 2008 02:12:59 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ulil.net/2008/07/18/jakarta-oh-jakarta-surat-kepada-kawan/#comment-417</guid>
		<description>Kota yang tidak pernah bisa mencintai manusia, walau ia dikendalikan atas nama manusia.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kota yang tidak pernah bisa mencintai manusia, walau ia dikendalikan atas nama manusia.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: dana</title>
		<link>http://ulil.net/2008/07/18/jakarta-oh-jakarta-surat-kepada-kawan/comment-page-1/#comment-410</link>
		<dc:creator>dana</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 19 Jul 2008 10:50:25 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ulil.net/2008/07/18/jakarta-oh-jakarta-surat-kepada-kawan/#comment-410</guid>
		<description>Sekarang ini, gramedia matraman sudah lebih mengerti kepada para pengunjung yang sekedar membaca saja. Biasanya satu buku sengaja tidak di bungkus plastik. Biar bisa dibaca.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sekarang ini, gramedia matraman sudah lebih mengerti kepada para pengunjung yang sekedar membaca saja. Biasanya satu buku sengaja tidak di bungkus plastik. Biar bisa dibaca.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ariss_</title>
		<link>http://ulil.net/2008/07/18/jakarta-oh-jakarta-surat-kepada-kawan/comment-page-1/#comment-406</link>
		<dc:creator>ariss_</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 Jul 2008 10:21:23 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ulil.net/2008/07/18/jakarta-oh-jakarta-surat-kepada-kawan/#comment-406</guid>
		<description>Barangkali masyarakat kita harus merasakan dulu ya mas apa yang namanya stagnasi dan status quo--yang ujungnya amat tidak mengenakkan. Jika masyarakat sudah dilanda &quot;boredom&quot; yang begitu akut, bukan mustahil mereka akan menyuarakan dan melakukan &quot;re-volusi&quot; tata kota dan tata hidup.

Salam,</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Barangkali masyarakat kita harus merasakan dulu ya mas apa yang namanya stagnasi dan status quo&#8211;yang ujungnya amat tidak mengenakkan. Jika masyarakat sudah dilanda &#8220;boredom&#8221; yang begitu akut, bukan mustahil mereka akan menyuarakan dan melakukan &#8220;re-volusi&#8221; tata kota dan tata hidup.</p>
<p>Salam,</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: rimafauzi</title>
		<link>http://ulil.net/2008/07/18/jakarta-oh-jakarta-surat-kepada-kawan/comment-page-1/#comment-405</link>
		<dc:creator>rimafauzi</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 Jul 2008 08:57:53 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ulil.net/2008/07/18/jakarta-oh-jakarta-surat-kepada-kawan/#comment-405</guid>
		<description>Wah mas, saya sering sekali menulis yang seperti &lt;a href=&quot;http://rimafauzi.blogspot.com/2008/06/in-indonesia-moments-we-should-no.html&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;ini&lt;/a&gt;, atau yang &lt;a href=&quot;http://rimafauzi.blogspot.com/2008/04/wag-dog-la-indonesia.html&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;mengkritik pemerintah&lt;/a&gt; dalam memerintah negara kita ini.  Namun tidak jarang juga orang yang tidak suka dengan tulisan saya datang dan menuduh saya bisanya hanya protes. 

lha, memang saya bisanya protes, karena saya kan tidak berwenang untuk melakukan apa apa. Tapi jikalau saya sedang berada di indonesia, paling tidak saya tidak &#039;beringas&#039; seperti banyak orang, lalu saya tidak membuang sampah sembarangan, dan mencoba sebisa saya memberi kontribusi kepada negara dan kota yang walaupun kacau balai tapi masih saya cintai.

Andre Vltchek menulis surat kepada saya via Jakartass karena saya membuat satu &lt;a href=&quot;http://rimafauzi.blogspot.com/2008/04/will-mr-vitchek-be-subject-to.html&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;post &lt;/a&gt; mengenai beliau. &lt;a href=&quot;http://rimafauzi.blogspot.com/2008/04/letter-from-andre-vltchek.html&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;Suratnya&lt;/a&gt;  bagus, dan membuat saya sedih karena sepertinya banyak orang asing yang peduli dengan nasib negara kita, namun terlalu banyak orang indonesia sendiri yang tidak perduli atas bangsanya. Ini membuat saya sedih dan suka menulis post berisi protes, yang ujung-ujung nya kembali di&#039;bantai&#039; orang yang tidak suka atas protes-protes saya.

Aneh, padahal saya ini siapa? bukan siapa siapa toh? mengutip Gus Dur, &quot;gitu aja kok repot...&quot; :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Wah mas, saya sering sekali menulis yang seperti <a href="http://rimafauzi.blogspot.com/2008/06/in-indonesia-moments-we-should-no.html" rel="nofollow">ini</a>, atau yang <a href="http://rimafauzi.blogspot.com/2008/04/wag-dog-la-indonesia.html" rel="nofollow">mengkritik pemerintah</a> dalam memerintah negara kita ini.  Namun tidak jarang juga orang yang tidak suka dengan tulisan saya datang dan menuduh saya bisanya hanya protes. </p>
<p>lha, memang saya bisanya protes, karena saya kan tidak berwenang untuk melakukan apa apa. Tapi jikalau saya sedang berada di indonesia, paling tidak saya tidak &#8216;beringas&#8217; seperti banyak orang, lalu saya tidak membuang sampah sembarangan, dan mencoba sebisa saya memberi kontribusi kepada negara dan kota yang walaupun kacau balai tapi masih saya cintai.</p>
<p>Andre Vltchek menulis surat kepada saya via Jakartass karena saya membuat satu <a href="http://rimafauzi.blogspot.com/2008/04/will-mr-vitchek-be-subject-to.html" rel="nofollow">post </a> mengenai beliau. <a href="http://rimafauzi.blogspot.com/2008/04/letter-from-andre-vltchek.html" rel="nofollow">Suratnya</a>  bagus, dan membuat saya sedih karena sepertinya banyak orang asing yang peduli dengan nasib negara kita, namun terlalu banyak orang indonesia sendiri yang tidak perduli atas bangsanya. Ini membuat saya sedih dan suka menulis post berisi protes, yang ujung-ujung nya kembali di&#8217;bantai&#8217; orang yang tidak suka atas protes-protes saya.</p>
<p>Aneh, padahal saya ini siapa? bukan siapa siapa toh? mengutip Gus Dur, &#8220;gitu aja kok repot&#8230;&#8221; <img src='http://ulil.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

