<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: &#8220;Language nationalism&#8221;</title>
	<atom:link href="http://ulil.net/2008/06/23/linguistic-nationalism/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ulil.net/2008/06/23/linguistic-nationalism/</link>
	<description>Iman yang kuat tak akan takut pada keraguan. Iman yang dangkal dan dogmatis selalu was-was pada pertanyaan dan keragu-raguan.</description>
	<lastBuildDate>Mon, 20 Jun 2011 12:51:59 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
	<item>
		<title>By: Andri</title>
		<link>http://ulil.net/2008/06/23/linguistic-nationalism/comment-page-1/#comment-241</link>
		<dc:creator>Andri</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Jun 2008 10:35:10 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ulil.net/2008/06/23/linguistic-nationalism/#comment-241</guid>
		<description>oh ya, saya sangat salut dengan pengajar mas Ulil, Prof M. Shahab Ahmad yang bisa bahasa semua dunia Islam. Tapi benar gak sih kalau multilingual seperti itu cuma anugerah? artinya ga semua org bisa, cuma org-org yang cerdas saja.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>oh ya, saya sangat salut dengan pengajar mas Ulil, Prof M. Shahab Ahmad yang bisa bahasa semua dunia Islam. Tapi benar gak sih kalau multilingual seperti itu cuma anugerah? artinya ga semua org bisa, cuma org-org yang cerdas saja.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Andri</title>
		<link>http://ulil.net/2008/06/23/linguistic-nationalism/comment-page-1/#comment-240</link>
		<dc:creator>Andri</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Jun 2008 10:32:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ulil.net/2008/06/23/linguistic-nationalism/#comment-240</guid>
		<description>Iya mas sedih ya, kadang kalo liat orang indonesia kayaknya nasionalisme bahasanya kurang gitu. uniknya hal tersebut jadi kecenderungan yang umum. seperti saya yang tinggal di Bandung, kalau lihat orang Sunda rasanya sudah mulai berkurang (terutama yang mudanya) yang bisa bahasa sunda &quot;fusha&quot;. kebanyakan pake Indo yang kesunda-sundaan. atao Bahasa indo yang gaul. begitupun yang sudah bisa english, bahasa indonya jadi agak kecampur-campur gitu.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Iya mas sedih ya, kadang kalo liat orang indonesia kayaknya nasionalisme bahasanya kurang gitu. uniknya hal tersebut jadi kecenderungan yang umum. seperti saya yang tinggal di Bandung, kalau lihat orang Sunda rasanya sudah mulai berkurang (terutama yang mudanya) yang bisa bahasa sunda &#8220;fusha&#8221;. kebanyakan pake Indo yang kesunda-sundaan. atao Bahasa indo yang gaul. begitupun yang sudah bisa english, bahasa indonya jadi agak kecampur-campur gitu.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

