Ulil Abshar-Abdalla on January 6th, 2008

Setiap Sabtu pagi, saya selalu mengantar anak saya yang pertama, Ben, untuk ikut kelas karate. Kelas ini diadakan oleh Trinity High School, sebuah sekolah Katolik yang ada di kawasan Newton, daerah tempat saya tinggal. Kelas berlangsung antara pukul 10 hingga 11 pagi. Sambil menunggu anak saya ber-haik-haik-karate, biasanya saya membaca apa saja. Seringkali bahan-bahan kuliah. [...]

Continue reading about Karate, keluarga, dan relativisme budaya