Ulil Abshar-Abdalla

Iman yang kuat tak akan takut pada keraguan. Iman yang dangkal dan dogmatis selalu was-was pada pertanyaan dan keragu-raguan.

Ulil Abshar-Abdalla header image 2

Selamat Datang!

March 27th, 2007 · 50 Comments

Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Selamat datang di blog saya. Ruangan ini saya niatkan sebagai semacam “catatan harian pemikiran”. Selama ini saya menulis sejumlah surat dalam milis Islam liberal. Saya kira surat-surat itu akan bermanfaat jika saya bagi dengan publik luas melalui ruangan ini, sebab apa yang saya tulisa di sana bukanlah sesuatu yang sifatnya pribadi, tetapi menyangkut persoalan yang selama ini sudah kerap diperbincangkan oleh publik luas. Sebagian surat-surat itu diterbiktkan oleh Penerbit Nalar pada tahun ini (2007) dengan judul Menyegarkan Kembali Pemikiran Islam. Selain berisi surat-surat yang selama ini saya tulis untuk milis Islam liberal, buku itu juga memuat sebuah tulisan panjang tentang bagaimana saya mendekati dan memahami Islam.

Sebagian besar bahan-bahan yang termuat di sini berkaitan dengan tema-tema keislaman. Tetapi masalah yang menjadi bahan pemikiran saya tentu tidak terbatas di sana. Saya mempunyai minat yang luas sekali di banyak bidang, meskipun tema Islam berada di titik pusat perhatian saya. Secara pribadi, saya meminati bidang-bidang seperti filsafat, teori-teori politik modern, pemikiran ekonomi, sosiologi (terutama sosiologi agama), sastra, mistik, film, musik, dll. Oleh karena itu, tidak mustahil renungan-renungan yang termuat di ruangan ini suatu saat akan berkaitan dengan tema-tema itu.

Sebelum saya mengakhiri pengantar ini, satu perlu saya katakan di sini. Sekarang ini, ratusan ribu blog bersliweran di ruang maya. Teknologi internet telah memungkinkan terjadinya “revolusi” yang luar biasa pada banyak bidang. Internet telah melahirkan sejumlah “revolusi” kecil-kecilan seperti blog, YouTube, google, dsb. Revolusi internet membawa dampak yang sangat penting, yaitu demokratisasi di bidang informasi. Sudah tentu yang bisa menikmati revolusi ini hanya orang-orang yang memiliki komputer atau mereka yang mempunyai “surplus” keuangan untuk pergi ke warnet (warung internet). Tetapi ini tidak mengurangi dahsyatnya dampak dampak yang ditimbulkan oleh penemuan yang monumental ini. Saya kira kita perlu memberikan apresiasi pada otak-otak brilian yang telah menemukan teknologi ini. Sekali lagi ini memperlihatkan bahwa akal manusia, jika diberikan kebebasan, akan menghasilkan manfaat yang besar bagi kemanusiaan. Oleh karena itu, saya sangat heran pada orang-orang, terutama di kalangan agama (termasuk, terutama, Islam) dan non-agama (seperti di dalam rezim-rezim otoriter dan totaliter) yang mencurigai akal begitu rupa sehingga segala daya upaya dilakukan untuk membatasi kal. Akal dicurigai sebagai sumber “musibah” bagi masyarakat dan mengandung potensi untuk mengacau “moral publik”. Meskipun akal mengandung sisi gelap dalam dirinya, tetapi kecurigaan yang berlebihan pada akal adalah sama sekali tidak pada tempatnya.

Saat ini, negeri-negeri yang maju dari sudut sains dan teknologi adalah negeri-negeri yang memberikan kebebasan yang memadai pada akal manusia; negeri-negeri yang mampu menciptakan lembaga untuk merawat kebebasan itu. Oleh karena itu, salah satu penemuan penting dalam era modern adalah diakuinya kebebasan berpendapat sebagai hak dasar manusia. Di masa lampau, Islam memberikan kontribusi yang penting untuk kebebasan berpendapat ini. Tetapi praktek-praktek di sejumlah masyarakat Muslim di era modern ini memperlihatkan bahwa di sana terdapat defisit kebebasan yang agak mengenaskan. Banyak sarjana Muslim yang mengalami persekusi dan hinaan karena berpikir tidak sesuai dengan “ortodoksi” agama. Banyak sekte yang secara fisik mengalami ancaman karena dianggap menimbulkan gangguan pada ketertiban dan ketenteraman masyarakat.

Tak heran jika keadaan ini membuat negeri-negeri Muslim menjadi tertinggal dari sudut kemajuan sains dan teknologi. Tentu sebab-sebab kemunduran itu sangat kompleks dan kita tak bisa mereduksikannya pada satu-dua sebab. Tetapi defisit kebebasan di dunia Islam pantas disebut dalam daftar alasan-alasan kemunduran umat Islam di bidang sains dan teknologi.

Sekali lagi, saya ingin memberikan apresiasi pada otak-otak brilian yang telah menemukan teknologi yang telah memungkinkan terjadinya demokratisasi informasi ini.

Wassalam.

Tags: Lain-lain

50 responses so far ↓

  • 1 arya // Mar 28, 2007 at 5:05 pm

    sering2 nulis bung ulil, biar saya juga makin sering berkunjung…hehehehe
    salam.

  • 2 lenje // Mar 28, 2007 at 5:23 pm

    hai mas ulil, selamat datang di blogosphere! kenapa postingnya jadi backdated gini yak? (th 1969??)

  • 3 diditho // Mar 30, 2007 at 3:07 am

    wah..selamat yang dengan blog barunya.
    kapan nulis lagi di koran…?
    membaca di koran tetap memberikan penalaman yang berbeda.

  • 4 imcw // Mar 30, 2007 at 5:15 am

    salam kenal mas…saya termasuk orang yang suka membaca tulisan tulisan anda tentang islam liberal…;)

  • 5 Ook Nugroho // Mar 30, 2007 at 5:52 am

    Hallo mas Ulil,

    Salam kenal mas, senang rasanya tahu anda ikutan ngeblog.
    Sekalian saya minta ijin untuk me-link blognya ke blog saya ya.

    Ngomong2 teman2 di Utan Kayu udah pada tau belon kabar ini?

    Salam

  • 6 Ook Nugroho // Mar 30, 2007 at 7:47 am

    Mas Ulil,

    Kepalang basah, saya buat sekalian posting kecil tentang blog mas ini. Sebagian kontennya nyomot dari “Selamat Datang”. Mudah2an mas Ulil nggak beberatan.

    Kalau sempat mampir mas.
    Salam

  • 7 abi_ha_ha // Mar 30, 2007 at 4:37 pm

    Salam kenal,
    Saya sangat memperhatikan sepak-pikiran anda, belum sampai penggemar tapi sama sekali bukan anti. Buat saya yang cinta GusDur, anda tampaknya memiliki fenomena beliau.
    Selamat bercurah-pikir, mudah-mudahan dalam format blog anda bisa banyak meluangkan waktu memberikan kesempatan untuk berdiskusi via comment.
    Salam.

  • 8 guebukanmonyet // Mar 30, 2007 at 8:00 pm

    Wah, akhirnya bang Ulil punya blog ya? dari dulu donk…. Mana nich tulisannya masih dikit, mungkin terlalu sibuk ya? Oke dech ditunggu tulisan2nya. Sukses!

    http://www.guebukanmonyet.com

  • 9 Reza Yazdi // Mar 31, 2007 at 8:50 pm

    dinanti tulisan2 nya bang…
    …sama comment2 kontroversial dari yang baca blog ini hehehehhehe…
    yah, namanya juga “demokratisasi di bidang informasi”
    :)

  • 10 haishor // Apr 2, 2007 at 9:30 am

    tanggale wis didandani :)

  • 11 kw // Apr 2, 2007 at 12:00 pm

    bang, nulisnya jangan panjang-panjang ya. capek bacanya. :)
    ditunggu postingan berikutnya

    reagrds

  • 12 Indonebia // Apr 3, 2007 at 10:11 am

    selamat datang ya abu ulil di dunia blog. semoga ana bisa menjalin kerja sama yang lebih intensif dengan antum dalam mendidik ummat.

  • 13 anam // Apr 5, 2007 at 2:32 am

    mas ulil,
    kapan nulis untuk mejemuk lagi…

  • 14 "mone' Thamrin // Apr 5, 2007 at 12:19 pm

    Akhirnya….. Selamat datang di dunia Blog Lil….. Saya kalau nggak kunjungi blognya Nong nggak bisa melacak alamat ini. Tinggal tunggu Sahal untuk meramaikan dunia debat Liberal ini…. :)

  • 15 mira siregar-meulia // Apr 14, 2007 at 3:14 am

    halo mas ulil,
    nama saya mira, ayo dong nulis, kita udah nunggu-nunggu nih ^_^

    cheers!

  • 16 sigit gunawan // Apr 28, 2007 at 3:57 pm

    Selamat ya bung ulil…saya lama nggak kirim email ke sampeyan tentang filsafat jawa dan ajaran jawa yang sangat menarik.kapan kita lanjutkan lagi?saya tunggu tulisan2 dari bung ulil untuk mencari pemahaman tentang islam sampai kita temukan “ketidak tahuan” :)

    Salam

    Sigit ( Bontang - Kaltim )

  • 17 IBRAHIM ISA Alias BRAMIJN // May 10, 2007 at 4:38 pm

    IBRAHIM ISA
    —————
    10 MEI 2007

    Sdr. Ulil Abshar-Abdalla yth.,

    Salam Perkenalan.
    Sudah lama saya ingin berkenalan dan berkomunikasi dengan Anda.
    Setujukah Anda?

    Saya mengikuti tulisan-tulisan Anda. Banyak yang saya anggap tulisan Anda itu, ditulis oleh seorang cendekiawan Muslim muda, adalah tulisan-tulisan yang berani, lugu, progresif dan obyektif. Merupakan pencerminan perkembangan pemikiran Islam di kalangan muda kita. Saya amat menjambutnya.

    Memperkenalkan diri:
    Saya dulu seorang guru, mengajar di Perguruan Kris. Gus Dur itu dulu murid saya (tahun 50-an). Kemudian saya bekerja di Cairo, mewakili Indonesia di Sekretariat Tetap Organisasi Setiakawan Rakyat-Rakyat Asia-Afrika (1960-1966). Juga duduk sebagai editor majalah AFRO-ASIAN SOLIDARITY, terbit di Cairo, dalam tiga bahasa. Sekarang sudah pensiun (76th).

    Namun masih ada kegitan sebagai anggota pengurus dan sekretaris Wertheim Foundation, Leiden-Amsterdam. Wertheim Foundation pernah memberikan Award kepada Pramoedya, Rendra, Wiji Thukul, Goenawan Muhammad, dan Jusuf Isak.

    Kegiatan saya sekarang adalah menulis esay-esay politik di internet.

    Pada tanggal 21 Mei 2007 nanti di Amsterdam, atas usaha a.l Universitas Amsterdam, akan diselenggarakan ‘The 17th Wertheim Lecture’. Antara lain akan bicara Prof Jomo Kwame Sundaran, seorang pakar Malaysia yang sekarang bekerja di salah satu lembaga PBB di New York. Barangkali Anda juga kenal padanya.

    Nah, sekian dulu. Menantikan reaksi dari Anda.

    Salam hormat,

    IBRAHIM ISA Alias Bramijn.

  • 18 Soegana Gandakoesoema. Pembaharu Persepsi Tunggal Agama Millennium ke-3 masehi. // May 15, 2007 at 10:18 pm

    Sdr. Ulil Abshar-Abdalla dilindungi oleh undang-undang kitab suci Nabi Suci sebagai berikut:

    1. SEKULARISME: Didukung oleh Yunus (10) ayat 100: Orang yang tidak mempergunakan akalnya tentang agama dimurkai Allah.

    2. LIBERALISME: Didukung oleh Al Kahfi (18) ayat 29: Allah memberi kebebasan kepada yang mau beriman silahkan, dan yang mau kafir silahkan; Al Baqarah (2) ayat 256: Tidak ada paksaan dalam agama.

    3. PLURALISME: Didukung oleh Al Baqarah (2) ayat 148: Tiap umat beragama mempunyai kiblat sendiri (seperti rasulnya, kitabnya, aqidahnya, syariatnya, ritualnya, tempat ibadahnya dll.). Berlombalah dalam kebaikan (berpersepsi agama). Diagama apa saja kamu berada PASTI Allah akan mengumpulkan kalian pada era globalisasi sesuai Al Isro (17) ayat 104, Al Kahfi (18) ayat 99, Al Qaari’ah (101) ayat 4.

    4. Makanya Ulil Abshar-Abdalla tenang berkiprah dihadapan Allah, tetapi yang menentangnya panik dihadapan Allah dan ini kenyataaannya.

    Wasalam, Soegana Gandakoesoema, Pembaharu Persepsi Tunggal Agama millennium ke-3 masehi.

  • 19 Soegana Gandakoesoema. Pembaharu Persepsi Tunggal Agama Millennium ke-3 masehi. // May 15, 2007 at 10:38 pm

    Tetapi sebaliknya sdr. Ulul Abshar-Abdalla kami nasihatkan agar mencari atau menunggu dan tidak melupakan yang pasti turun dinegeri Pancasila awal millennium ke-3 masehi:

    1. Datangnya Allah dengan hari takwil kebenaran kitab sesuai Al A’raaf (7) ayat 52,53.

    2. Datangnya Allah menjadikan Al Quran dalam bahasa asing ‘Indonesia’ selain dalam bahasa Arab sesuai Fushshilat (41) ayat 44.

    3. Datangnya Allah menyempurnakan Al Quran berkat do’a umat manusia ‘Ya Tuhanku berilah kami ilmu pengetahuan agama’. sesuai Thaha (20) ayat 114,115.

    4. Datangnya Allah membangkitkan ilmu pengetahuan agama sesuai Al Mujaadilah (58) ayat 6,18,22.

    5. Datangnya Allah membawa ilmu pengetahaun agama ajaran Adam terulang kembali sesuai Al Baqarah (2) ayat 30-39, Al A’raaf (7) ayat 27, Thaha (20) ayat 117, untuk disujudi oleh 8 rasul/malaikat bersatu persepsi agama (Al An Aam (6) ayat 9, Al Haaqqah (69) ayat 17), tetapi ditolak oleh manusia iblis (Al A’raaf (7) ayat 11,12), dan dibawa keluar kembali pecah belah oleh manusia setan (Al Baqarah (2) ayat 36).

    6. Datangnya Allah mendirikan Agama Allah untuk semua manusia beragama masuk berbondong-bondong dalam keatuan agama (An Nashr (110) ayat 1,2,3) dan damai sesuai Yaasiin (36) ayat 58.

    7 Penolaknya dari semua ini adalah orang yang kearab-araban sesuai At Taubah (9) ayat 97.

    8. Tunggu dan tidak melupakan tanggal mainnya dalam waktu dekat di Ibukota Indonesia.

    Wasalam, Soegana Gandakoesoema, Pembarahu Persepsi Tunggal Agama millennium ke-3 masehi.

  • 20 Aris H // Jun 30, 2007 at 2:31 pm

    Wah mas Ulil udah ada web blog nih…hemmmmm saya tunggu artikelnya ya….saya memakai web mas Ulil buar partner link blog saya…sesekali berkunjunglah ke blog saya…..

  • 21 Insan // Jul 2, 2007 at 11:42 pm

    Selamat dan terima kasih buat Mas Ulil yang telah istiqamah dalam perjuangan mencerahkan ummat.
    jangan pernah takut dan menyerah…
    Btw, kapan nih silaturahim ke Sumedang???

  • 22 Jhellie // Jul 7, 2007 at 3:25 am

    Salamuallahi Alaikum Mas Ulil
    Mas, kita pernah ketemu di mataram saat mas di Undang sama Alm Pak Gozali (LPM IAIN Mataram). Saya seneng ceramahnya mas ulil. Kapan ya kita bisa bersua lagi.
    Btw Kok mas gak pernah nulis2 lagi di Media. Atau di Blog ini lah!
    Inget, Mas ulil punya tanggungjawab Intelektual pada NU dan Anak-anak Muda Islam Indoenesia.

    Salam
    blog saya di : http://www.jhellie-inside.blogspot.com

  • 23 liberal moslem // Jul 14, 2007 at 12:35 am

    can i put your column on my blog..?

  • 24 A. Maulana al-Brebesy // Aug 21, 2007 at 12:59 pm

    Dear mas Ulil …

    Sebelumnya, makasih atas komen mas di blog saya .. awalnya, saya penasaran “Ulil” siapa nih ya .. eh ternyata mas Ulil sang “kontroversial” itu he2 … salut !

    Mudah2an sehat selalu dan terus berkarya ..

    Salam

  • 25 athar... // Aug 24, 2007 at 3:07 pm

    mas Ulil, thanks wejangan²nya…

    Kalo seandainya ada 100 orang kayak mas ini pasti Indonesia akan damai, pinter n merdeka dalam arti yang sesungguhnya….

    salam

  • 26 R. Harahap // Sep 3, 2007 at 7:11 pm

    Anda kurang rendah hati, Ulil. Cobalah jangan jadi katak dalam tempurung, jangan menikmati dikagumi di lingkungan sempit JIL, FI dan TUK, sama aja bo’ong gitu loh. Cobalah ngobrol dgn PRT, supir angkot, kuli pasar dll. Main ke pasar tradisional (jangan nongkrong di kafe, biarpun dibayarin), ngobrol dgn pedagang di sana.

    Kalo Anda merasa paling benar, lalu apa bedanya dgn Bush?

  • 27 Willy Kurniawan // Sep 22, 2007 at 1:04 pm

    Ass. Mas. saya wili pengurus PMII Koorcab DKI -yg sekarang. saya sekretaris umum,…sebenarnya udah lama pengen email mas ulil tapi ga tau emailnya. o ya mas kapan pulang dari amrik. katanya mas kuliah lima tahun ya….temen-temen PMII udah banyak yg berubah terutama bang Jamal. sekarang dia udah jd ketua panwas DKI Jakarta. mungkin mas lupa ama saya..dulu saya sempat undang dan mampir kerumah mas ulil untuk acara seminar di kampus Universitas Bung Karno…..tpi waktu itu mas ulil lagi sibuk nyusun buku. Salam Pergerakan mas…temen-temen di Indonesia nunggu….

  • 28 libby // Sep 24, 2007 at 8:09 am

    wah, mas ulil punya blog
    mana lagi mas tulisannya ? ditunggu lo…

  • 29 munirjogja // Sep 26, 2007 at 11:13 am

    Saya pertema kali membuka blog ini berharap menemukan beragam tulisan dari mas Ulil. Tapi…. kok sedikit banget tulisannya. Mungkin karena mas Ulil sibuk (?)

    Tapi, selamat dan terima kasih telah menghadirkan blog ini. Saya yakin akan ada manfaat dari lahirnya blog ini.

    O ya, saya pengin banyak mengetahui pemikiran mas Ulil tentang pesantren. Saat ini saya masih di pesantren nurul ummah, jogja.

    Wassalam

  • 30 Shugy Kandela // Oct 31, 2007 at 2:25 pm

    Permisi Mas Ulil,dah jadi Orang Pop neh.Ya moga pemikiran2 mas bisa bermanfaat untuk banyak orang.saya cukup tau kegiatan mas Ulil….saya yakin semangat kita sebagai orang Islam samalah.Kalu boleh kasih masukan neh?mas ulil sebaiknya semakin banyak bersilaturuhmi dengan tokoh-tokoh yang berbeda pandangan,kesalahan banyak tokoh Islam adalah karena adanya salah paham.salah informasi dan salah maksud. dan parahnya terus di teruskan oleh para pengikutnya yang membela tokoh-tokohnya masing-masing.
    Saya juga senang dengan perbedaan,tapi saya kira masyarakat akan mulai jenuh dengan pertentangan bila kondisi seperti ini terus.,dan yang saya khawatirkan akan tiba saatnya umat tidak akan lagi menganggap dan percaya pada Tuhan/Agama/Ulama/kyai lagi.Coba mas Ulil amati saja fenomena yang terjadi…bahwa semakin banyak orang Munafik saja dimuka bumi ini dan mungkin termasuk juga saya.Semoga para Pemimpin dan Tokoh umat bisa menjadi contoh yang baik dan damai…amin.salam Buat Bpk njeh…nuwun

  • 31 wenu samboja // Nov 4, 2007 at 10:24 pm

    Mas saya ingin mendapat banyak informasi dari anda, tentang segala hal mengenai Quran. Saya ini baru saja ‘melek’ tentang agama. Saya tertarik pada sains dan sejarah. Tempo hari saya banyak melakukan perenungan tentang sejarah. Pikiran bodoh saya menangkap banyak hal yang bagi saya menarik tetapi mungkin bukan apa-apa bagi banyak orang seperti anda yang sangat cerdas bagi saya. Semoga anda berkenan berbagi informai tentang segala apa yang anda ketahui tentang peristiwa dan sejarah dalam Quran. Salam damai dari Bali.

  • 32 Lukman Hakim // Nov 7, 2007 at 11:06 am

    Salam Kenal Pak Ulil Absar, Saya pelajar pada University Kebangsaan Malaysia berasal dari Aceh Indonesia. Gini lho pak saya ada rencana mau buat penelitian saya tentang Islam Liberal khususnya pemikiran kang Ulil, kalau boleh kirimkan saya tulisan-tulisan kang ulil tentang gagasan Islam liberal.

  • 33 alfian utama // Dec 2, 2007 at 10:06 am

    Hallo mas Ulil, perkenalkan nama saya Alfian and I am a grad student at the University of Maryland - College Park. I know about you from a friend of mine at Fullbright, telling that you are currently in Boston, taking another degree at Harvard in the same year with mas Aryo Danusiri

    Just wanted to say hi and greet some Indonesian people around here…..

    Regards,
    Alfian

  • 34 Toni Wahid // Dec 8, 2007 at 2:01 pm

    He he he, selamat punya bloh baru. Mohon izin nge-link nih mas Ulil.
    Ditunggu tulisan2nya yang mencerahkan.
    Salam blogger.

  • 35 ayahlawe // Dec 22, 2007 at 12:01 am

    saya sepaham dg kyai mutamakkin, sy tunggu ulasan anda

  • 36 Jennie S. Bev // Jan 3, 2008 at 7:39 am

    Dear Pak Ulil,
    I heard a lot about you and feel very grateful for having you in the society. I notice that you’re based in Boston now. I’m on the west coast and would like to keep in touch with you from time to time, if the interest is mutual.

    Thank you and Happy New Year.

    Best wishes,
    Jennie S. Bev
    http://www.jenniesbev.org

  • 37 didik oseng // Jan 15, 2008 at 4:09 am

    Salam Kenal bung Ulil, saya ingin mengundang Anda ke site saya di http://donkopings.wordpress.com/

    Saya ingin berbagi opini dan ingin dapat komentar dari Anda.

    Was Salam, osenx

  • 38 firdaus putra // Jan 19, 2008 at 1:14 am

    sugeng injing.

    mas kemarin saya baru saja ketemu dengan malja, adik njenengan. kita ngobrolin soal tulisan ‘10 doktrin …’, ada yang membuat saya kagum dengan njenengan, Anda mampu berpikit tentang sesuatu yang tak terpikirkan oleh orang lain.

    mas, bikin link/banner buat web ini dong, ntar saya pasang.

    saya tunggu tulisan selanjutnya. kalau ada waktu, tengok blog saya.
    nuwun.

  • 39 Lusi Lindri // Jan 23, 2008 at 2:24 am

    Jikalau ayahanda telah mulai menyetarakan perempuan; sang anak, merajut cita, dengan tak mempersahabatkan diri dengan pelaksana poligami. Cita agung, kan menjadi luntur.

  • 40 Beni Bevly // Feb 2, 2008 at 1:42 am

    Hello Pak Ulil,

    Selamat berkarya melalui blog ini.

    Mohon kasih tahu bagaimana supaya bisa berkomunikasi dua arah dengan Pak Ulil.

    Salam,

    Beni Bevly
    http://www.overseasthinktankforindonesia.com/

  • 41 Ritya // Feb 5, 2008 at 2:39 pm

    Assalamualaikum Wr. Wb.
    Mas Ulil, Anda terlalu kreatif dan kebablasan dalam mendayagunakan akal anda. Anda gunakan semua akal anda untuk membuat takwil-takwil atas apa yang menjadi ideologi anda saat ini. Anda ingkari ayat ayat Allah dengan mengatasnamakan akal dan logika. Mas Ulil, anda masih Islam kan? anda masih Shalat kan? Anda masih bisa tinggalkan yang haram kan?

    Jazakumullah Khairan Katsira

    Wassalamualaikum Wr. Wb.

  • 42 M. Nova B. // Feb 23, 2008 at 2:30 am

    Baru tahu kali ini. Ternyata sang Ulil Abshar bisa juga nulis ‘acak-acakan’ alias tidak sistematis. Maklumlah Ulil juga Manusia.

  • 43 ali syarief // Feb 25, 2008 at 9:59 pm

    Mas,
    Iseng saja, malam ini, TV nya A GYm ngebahas, soal apa, ngga tahu persis, tapi yang pasti sedang maki-maki anda tuh..soal tulisan..apa juga kurang jelas…

    Lagi belajar di USA kayanya ya!

    Good luck lah

  • 44 rima fauzi // Mar 5, 2008 at 5:37 pm

    Saya salut dengan anda dan perjuangan anda untuk merubah dan mereformasi Islam, bukan sekedar merubah persepsi orang terhadap Islam.

    Saya bukan Islam namun Islam yang anda jalankan dan anda syiarkan itu mungkin dapat menjadi jalan keselamatan bagi negeri kita yang sekarang ini dalam keadaan kritis.

    Semoga anda dan rekan rekan anda sukses, in this lifetime.

    Salute!

  • 45 Soegana Gandakoesoema, Pembaharu Persepsi Tunggal Aagama millennium ke-3 masehi. // Mar 5, 2008 at 6:02 pm

    Apa rencana Allah yang telah diramalkan oleh nabi Muhammad saw. adlah ilmu pengetahuan untuk perdamaian agama-agama sesuai Al Isro (17) ayat 104, Al Kahfi (18) ayat 99, Al Qa’riah (101) ayat 4 pada era globalisasi, setelah perselisihan persepsi diantara agama-agama sesuai Al Baqarah (2) ayat 113, dan perpecahan didalam agama sebanyak 73 firqah sesuai Ar Ruum (30) ayat 32, Al Mu’minuun (23) ayat 53,54 (sesat), Yudas :18,19,20,21 (hidup tanpa roh kudus).
    Dan rencana Allah menciptakan umat yang satu sesuai Al Nahl (16) ayat 93 (yang tidak setuju disesatkan Allah dan yang setuju diberi-Nya petunjuk).
    Caranya adalah wajib menunggu-nunggu dan tidak melupakan datangnya Allah menurunkan HARI TAKWIL KEBENARAN KITAB sesuai Al A’raaf (7) ayat 52,53, dan menurunkan ROH KEBENARAN sesuai Yohanes 16:12-15.
    Untuk melaksanakannya kami telah menerbitkan teori buku panduan terhadap kitab-kitab suci agama-agama berjudul:

    “BHINNEKA CATUR SILA TUNGGAL IKA”
    berikut 4 macam lampiran acuan:
    “SKEMA TUNGGAL ILMU LADUNI TEMPAT ACUAN AYAT KITAB SUCI TENTANG KESATUAN AGAMA (GLOBALISASI)”
    hasil karya tulis ilmiah otodidak penelitian terhadap isi kitab-kitab suci agama-agama selama 25 tahun oleh:
    “SOEGANA GANDAKOESOEMA”
    dengan penerbit:
    “GOD-A CENTRE”
    dan mendapat sambutan hangat tertulis dari:
    “DEPARTEMEN AGAMA REPUBLIK INDONESIA” DitJen Bimas Buddha, umat Kristiani dan tokoh Islam Pakistan.

    Wasalam, Soegana Gandakoesoema, Pembaharu Persepsi Tunggal Agama millennium ke-3 masehi.

  • 46 Yana // Mar 21, 2008 at 5:01 pm

    Ali Syarief,

    Tolong jangan mengadu domba!
    Kalau anda sendiri tidak tahu acaranya apa dan apa yg dibahas bahkan tidak menontonnya, jangan mengklaim acara itu mencaci maki Bung Ulil.

  • 47 Winarno Yudho // Apr 22, 2008 at 9:49 am

    Assalamualaikum Wr. Wb.
    Bung Ulil, apakah saya bisa dapat e-mail anda?
    Terima kasih,

    Wassalamualaikum Wr.Wb.

  • 48 mbuh // Apr 26, 2008 at 12:29 pm

    sebenarnya anda sholat dan puasa gak sih?
    kalau sholat tolong tampilkan di foto yah.
    trims

  • 49 abdul awam // Jun 20, 2008 at 12:02 am

    salam kenal,

    Sebelumnya saya sering dengar mengenai JIL dan saya juga sering membaca mengenai JIL. namun dalam hati saya jadi ingin bertanya Apakah tuhan itu ada? Kenapa ada agama?
    Mohon dijawab.

    Wong awam.

  • 50 Ali Syarief // Aug 30, 2008 at 3:21 pm

    Attn. Yana,
    Anda sendiri ngga perlu ngasih komen, kalau memang nggak tahu maksudnya apa.

Leave a Comment